Anies Soal Mal Beroperasi 5 Juni: Itu Imajinasi, itu Fiksi

Rabu, 27 Mei 2020 09:34 Reporter : Merdeka
Anies Soal Mal Beroperasi 5 Juni: Itu Imajinasi, itu Fiksi Anies siapkan hotel BUMD DKI untuk tenaga medis. ©Facebook/Anies Baswedan

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI Jakarta belum menentukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan diperpanjang atau tidak. Sebab PSBB fase tiga akan berakhir pada 4 Juni 2020. Dia menyatakan belum mengeluarkan peraturan jadwal pengoperasian pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta.

"Jadi kalau saat ini ada yang mengatakan mal akan buka tanggal 5 Juni itu imajinasi, itu fiksi. Karena belum ada aturan mana pun yang mengatakan PSBB diakhiri," kata Anies usai peninjauan di Km 47 Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (26/5).

Dia menyatakan saat ini sejumlah ahli tengah mengumpulkan data yang ada. Hasil tersebut akan menjadi landasan perpanjangan atau berakhirnya PSBB Jakarta.

"Jadi yang menentukan PSBB ini diperpanjang atau tidak itu sebenarnya bukan pemerintah bukan parah ahli yang menentukan adalah perilaku seluruh masyarakat di wilayah PSBB," ucapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan apapun hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat. Bila masyarakat tidak mematuhi aturan yang telah ditetapkan, akan ada kemungkinan PSBB Jakarta dapat diperpanjang.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, seiring aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, sejumlah tempat publik, termasuk mal, ditutup demi menekan kurva positif Covid-19 di Ibu Kota. Sesuai rencana, PSBB tahap III ini berlangsung hingga 4 Juni 2020.

Merujuk pada aturan itu, berarti kurang dari seminggu lagi mal-mal di Jakarta bisa beroperasi kembali dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat, mengatakan bahwa mal di DKI Jakarta akan dibuka pada 5 Juni 2020.

"Rencana mal dibuka mulai tanggal 5 Juni," kata Ellen.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengerahkan TNI-Polri di sejumlah titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat.

Menurut dia, aparat TNI-Polri akan bertugas mulai hari ini untuk melakukan pengawasan ketat agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan Covid-19 sesuai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Selasa (26/5/2020).

"Pagi hari ini saya datang ke Stasiun MRT dalam rangka memastikan bahwa mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri, pasukan berada di titik-titik keramaian dalam rangka lebih mendisiplinkan agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB," jelas Jokowi.

Dia menyebut pengerahan pasukan TNI-Polri tersebut akan digelar di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota. Salah satunya yakni, DKI Jakarta.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [bal]

Baca juga:
Skenario New Normal dan Pelonggaran PSBB Dinilai Beri Optimisme ke Pasar Saham
Klaim Kasus Corona Terkendali, Pemprov Jabar akan Terapkan New Normal Mulai Senin
Pengusaha Ritel Siapkan 5 Aturan Teknis Operasional 60 Mal di Era New Normal
New Normal Diharapkan Genjot Kinerja Industri Manufaktur
Aprindo: Kita Harap Mal Dapat Dibuka dengan Jam Operasi Normal dan Wajar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini