Anies Minta Warga Tak Terpengaruh Aksi 22 Mei, Tetap Beraktivitas Seperti Biasa

Rabu, 22 Mei 2019 13:18 Reporter : Merdeka
Anies Minta Warga Tak Terpengaruh Aksi 22 Mei, Tetap Beraktivitas Seperti Biasa Anies Baswedan jenguk korban kerusuhan. ©Istimewa

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sempat meninjau lokasi demo berujung ricuh pagi tadi. Ricuh itu buntut aksi di depan Bawaslu menyikapi hasil rekapitulasi Pemilu 2019 pada Selasa (21/5) kemarin.

Anies meminta warga tetap beraktivitas seperti biasanya dan terpengaruh aksi 22 Mei.

"Di Jalan Thamrin kemudian Tanah Abang, Petamburan tadi malam sempat ada kejadian, tapi kalau yang lain baik-baik saja. Jadi berkegiatan aja seperti biasa," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Anies juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi tidak akurat di media sosial. Selain itu, dia mengatakan kantor pelayanan publik milik Pemprov DKI Jakarta tetap beroperasi seperti biasa.

"Semua masih beroperasi seperti biasa, bahkan kantor kita di Jatibaru yang di Tanah Abang berjalan seperti biasa tanpa ada bedanya," paparnya.

Sementara itu, Anies juga menyatakan Pemprov DKI Jakarta menyediakan sebanyak 30 ambulans yang diproyeksikan di sejumlah titik perkumpulan massa.

"Tidak menggunakan pos berbentuk tenda tapi bentuknya ambulans karena memang yang dibutuhkan pelayanan mobile," jelas Anies.

Sebelumnya, ada dua titik yang akan jadi sasaran demonstran. Massa akan menyampaikan aspirasinya di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol dan Gedung Bawaslu Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Untuk mengamankan jalannya aksi, polisi mengerahkan sekitar 50 ribu personel gabungan TNI-Polri. Selain itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah melakukan pengalihan arus lalu lintas atau rekayasa di sekitar Gedung KPU Jakarta Pusat.

Rekayasa lalu lintas ini berlaku pada Selasa 21 Mei hingga Rabu 22 Mei. Namun, tak menutup kemungkinan akan diperpanjang apabila aksi unjuk rasa berlangsung lama.

Mereka sempat dipukul mundur sekitar pukul 03.50 WIB. Namun, massa yang kemudian menyerang petugas dengan petasan kembang api besar dan membuat barikade di atas underpass Tanah Abang, berhasil bertahan.

Akhirnya, petugas keamanan gabungan TNI-Polri membuat inisiatif untuk mundur sekitar pukul 04.00 WIB.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini