Anies Kembali Bangun Kampung Akuarium yang Diratakan Ahok

Kamis, 10 Oktober 2019 08:03 Reporter : Fikri Faqih
Anies Kembali Bangun Kampung Akuarium yang Diratakan Ahok Anies Baswedan bertemu Ahok di Balai Kota. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana melakukan revitalisasi kawasan Kampung Akuarium, Jakarta Utara menjadi kawasan budaya sejarah. Dimana penetapan kawasan tersebut akan dimulai dari kawasan Masjid Luar Batang hingga Kawasan Kota Tua.

"Dalam revitalisasi, dengan bangunan cagar budaya, semua ketentuan mengenai cagar budaya, kita akan ikuti. Jadi, dalam perencanaannya pun, kita mendengarkan warga, mendengarkan pakar cagar budaya sehingga nanti tempat ini benar-benar menjadi semacam kawasan wisata budaya sejarah," katanya di Jakarta, Rabu (10/10).

Kawasan wisata budaya sejarah tersebut, dia mengungkapkan, akan membentang mulai dari Masjid Luar Batang, Pelabuhan Sunda Kelapa, Kampung Akuarium, sampai ke Kota Tua.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kelik Indriyanto mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan perencanaan untuk melakukan pengerjaan fisik revitalisasi Kampung Akuarium yang bersebelahan dengan bangunan Museum Bahari.

"Pada waktu pelaksanaan fisik, kami akan sampaikan ke pelaksananya untuk berhati-hati, karena di sana ada benda-benda cagar budaya yang memang harus diselamatkan. Kami juga terus berkoordinasi dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di bawah Disparbud," jelasnya.

Kampung Akuarium sendiri, bersama dengan Museum Bahari, dia menjelaskan, berada di lahan milik Pemprov DKI Jakarta. Namun status rumah lapis yang akan didirikan bagi warga di situ dalam bagian revitalisasi, belum dipastikan.

"Lahan itu aset Pemprov, status rumahnya belum dipastikan. Kami tugas membangun dulu, tugas dinas perumahan membangun saja," kata Kelik.

1 dari 1 halaman

Kampung Akuarium Diratakan Ahok

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta telah melakukan beberapa kali penertiban bangunan liar di area Kampung Akuarium, Jalan Pasar Ikan, Jakarta Utara. Menurutnya penertiban tidak perlu lagi sosialisasi karena lahan tersebut sebenarnya adalah milik pemerintah DKI Jakarta.

"Kamu membangun di atas lahan Pasar Jaya, ngapain (kalau mau gusur) mesti sosialisasi? Kamu udah tau itu daerah terlarang kok. Kamu masih nekat bangun," katanya di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017).

Oleh karena itu, mantan Bupati Belitung Timur ini berkeras untuk kembali menertibkan lahan yang dulunya pernah digusur pada 16 April lalu. "Kita akan bereskan, jadi kalau mereka bilang Pak Anies janji tidak akan bongkar, ya tunggu Pak Anies, baru bangun," ujarnya.

Ahok-pun sudah memberikan perintah pada Wali Kota Jakarta Utara untuk segera menertibkannya. "Saya sudah minta ke Wali Kota untuk bongkar," tegasnya.

Rencananya, kata Ahok, lahan penggusuran di Kampung Akuarium itu akan dibuat cagar budaya. Namun hingga saat ini pemerintah provinsi (pemprov) masih menunggu kajian tentang hal tersebut.

"Kita tunggu kajian untuk cagar budayanya," pungkasnya.

Sebelumnya, pantauan merdeka.com di lokasi Kampung Akuarium warga membangun bangunan kembali untuk tinggal. Bangunan semi permanen itu dibangun dari balok kayu dan triplek.

Sementara bangunan permanen yang masih berdiri hanya sebuah musala. Saat ini warga tengah memperbaikinya.

"Ini warga sini (Kampung Akuarium) semua, ini kerja bakti buat bangun musala, soalnya buat dipakai salat tarawih nanti," kata Tapos salah seorang warga Kampung Akuarium kepada merdeka.com, di lokasi, Jumat (28/4).

"Cuma musala doang ini yang dipakain tembok, yang lainnya mah cuma pakai triplek doang," ujarnya. [fik]

Baca juga:
Sejak Kepemimpinan Jokowi, Rumah Dinas Gubernur DKI Belum Direnovasi
Anies Klaim Kasino di Apartemen Robinson Terbongkar Berkat Adanya Pergub DKI
PDIP Desak Anies Baswedan Publikasi KUA PPAS Untuk Warga Jakarta
Renovasi Rumah Dinas Anies, Anggaran Termahal untuk Ganti Kayu Jati Atap
Pemprov DKI Juga Renovasi Rumah Dinas Wagub dan Ketua DPRD DKI

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini