Anies Hibahkan Mobil Damkar ke 14 Pemda, Ini Daftarnya

Rabu, 5 Oktober 2022 20:07 Reporter : Lydia Fransisca
Anies Hibahkan Mobil Damkar ke 14 Pemda, Ini Daftarnya anies dan riza. ©2022 Merdeka.com/lydia fransisca

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan hibah mobil pemadam kebakaran kepada 14 pemerintah daerah. Penyerahan hibah ini sesuai dengan mekanisme pemberian bantuan atau hibah kendaraan operasional pemadam kebakaran yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016.

Adapun penerima hibah ini adalah Walikota Probolinggo, Walikota Banjarmasin, Walikota Pariaman, Walikota Palopo, Bupati Brebes, Bupati Bengkulu Tengah, Bupati Empat Lawang, Bupati Kuningan, Bupati Alor, Bupati Ogan Komering Ilir, Bupati Sigi, Bupati Rotendao, Bupati Lampung Utara, dan Bupati Padang Pariaman.

"Kerja sama ini harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan bagi kami di Jakarta dan juga bagi warga di kabupaten/kota, provinsi di mana kerja sama itu kita lakukan," kata Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/10).

2 dari 3 halaman

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Satriadi Gunawan menerangkan, mobil pemadam kebakaran yang dihibahkan adalah mobil pompa.

"Semuanya ada 15 (mobil pompa) tapi ada yang unit 2.500, 4 ribu, 10 ribu. Kapasitas tangkinya itu ada 2.500 (liter), ada 4 ribu liter, ada 10 ribu liter," kata Satriadi.

Kemudian, mobil yang dihibahkan bervaritif. Ada yang mobil dari 2001, 2005, 2006, 2007 sampai 2010. Meskipun demikian, Satriadi memastikan mobil tersebut masih layak.

"Sangat layak karena kan dilihat dari nilai efisiensinya, dilihat dari nilai ekonomisnya. Karena perawatan di DKI Jakarta luar biasa bagus ya, sangat terjangkau dan terawat. Jadi memang ini sangat cocok digunakan di daerah," kata Satriadi.

3 dari 3 halaman

Lebih lanjut, Satriadi mengatakan bahwa tiap daerah mendapatkan satu mobil. Namun, Kabupaten Kuningan mendapatkan dua mobil karena sebelumnya, hanya memiliki dua mobil untuk menjangkau seluruh wilayah Kuningan.

"Ada satu daerah yang dua (unit) karena dia cuma ada dua unit pompa dengan satu Kabupaten/Kota, dengan kondisi kepadatan dan bangunan yang cukup berisiko," ujar Satriadi.

Satriadi juga mengungkapkan, biasanya mobil pompa akan dilelang atau dijual. Namun, kini dihibahkan untuk dimanfaatkan daerah-daerah lain.

"Biasanya kita lelang, dihapus, dijual. Kan sayang kan. Lebih baik ini dimanfaatkan di daerah-daerah pendukung," ungkap Satriadi. [rnd]

Baca juga:
Anies Andalkan Sumur Resapan Atasi Banjir: Diselesaikan Scientific Bukan Politik
Jakarta Banjir, PDIP: Anies Sedang Euforia Diusung jadi Capres NasDem
Jakarta Masih Diguyur Hujan, Lima Pintu Air Berstatus Siaga III
Anies Baswedan Resmikan Rumah Susun Asrama Polri di Menteng
Lokasi Terdampak Banjir di Jakarta Meluas jadi 31 Titik, 50 Jiwa Mengungsi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini