Anies Baswedan Tegaskan Sepeda Motor Tak Kena Aturan Ganjil Genap

Kamis, 3 Januari 2019 15:10 Reporter : Merdeka
Anies Baswedan Tegaskan Sepeda Motor Tak Kena Aturan Ganjil Genap Jalan HR Rasuna Said. ©2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ganjil genap bukanlah solusi untuk membatasi kendaraan roda dua. Dia mengaku pilihannya hanya mendorong masyarakat untuk naik kendaraan umum.

"Tidak (untuk sepeda motor). Solusinya itu lebih pada banyak naik kendaraan umum," kata Anies di Jakarta Timur, Kamis (3/1).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan peraturan ganjil genap merupakan solusi mengurai kemacetan di Ibu Kota dan diberlakukan untuk ke kendaraan roda empat.

"Maka solusinya tak bisa satu-satu, nanti motor di sini, tidak. Kami bereskan semuanya jadi satu," ucapnya.

Sebelumnya, muncul kabar sepeda motor terkena aturan ganjil genap saat digelarnya focus grup discussion (FGD) mengenai tidak atau diperpanjangnya ganjil genap di Jakarta.

Pemberlakukan sistem ganjil genap resmi diperpanjang oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Melalui Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap, sistem ini sudah mulai diterapkan Rabu (2/12).

Peraturan ganjil genap diberlakukan di beberapa ruas jalan Ibu Kota, mencakup Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Sudirman, Jalan S Parman (mulai dari simpang Jalan Tomang Raya sampai dengan simpang Jalan KS Tubun), Jalan Jenderal MT Haryono, DI Panjaitan, Ahmad Yani, dan HR Rasuna Said.

Sistem ganjil genap diberlakukan pada hari Senin sampai dengan Jumat mulai pukul 06.00 sampai dengan 10.00 WIB, dan pada sore hari mulai pukul 16.00 hingga 20.00 malam.

Sementara pada hari libur akhir pekan, Sabtu dan Minggu, serta hari libur nasional termasuk yang dikecualikan dalam peraturan gubernur ini dan akan ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini