Anies Baswedan Seharusnya Aktif Hadir Rapat dengan DPRD DKI

Rabu, 13 Oktober 2021 18:11 Reporter : Yunita Amalia
Anies Baswedan Seharusnya Aktif Hadir Rapat dengan DPRD DKI Anies Baswedan penuhi panggilan KPK. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai kritik atas sikapnya yang kerap absen menghadiri rapat paripurna bersama DPRD DKI. Fraksi PSI dan PDIP menjadi fraksi paling vokal mengkritik absennya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi (KPPOD), Arman Suparman, berpandangan memang sudah sewajarnya Anies menghadiri rapat bersama dengan DPRD.

"Memang dalam konteks ini kami sayangkan juga karena komunikasi antara eksekutif dengan DPRD itu kan seharusnya itu antara pimpinan DPRD dengan pimpinan eksekutif dalam hal ini Gubernur," ucap Arman kepada merdeka.com, Rabu (13/10).

Bukan tanpa sebab, Arman menjelaskan komunikasi antara eksekutif dengan legislatif penting terjalin sebab keduanya memiliki peran dalam pembangunan kota, dalam konteks ini Jakarta.

Absennya Anies, kata Arman, bisa dimaklumi jika memiliki alasan kuat seperti menghadiri agenda yang di mana memiliki korelasi dengan Jakarta. Atau, mendapatkan tugas atau rapat dengan pemerintah pusat. Selama alasan-alasan tersebut tidak ada, hadir di rapat bersama DPRD merupakan keharusan.

"Kalau misalnya tidak ada hal itu (halangan yang membuat Anies absen rapat) menurut kami sebisa mungkin, seoptimal mungkin itu perlu Pak Anies seharusnya hadir," pungkasnya.

"Dia harus membangun komunikasi politik yang baik dengan DPRD karena dalam urusan pelaksanaan pemerintahan daerah oleh undang-undang dia harus berdiskusi, berdialog, bernegosiasi, dengan DPRD," sambungnya.

Keluhan absennya Anies disuarakan Fraksi PSI saat pertanggungjawaban penggunaan APBD 2020. Sekretaris Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta, Anthony Winza mempertanyakan sikap Gubernur Anies Baswedan yang kerap absen menghadiri rapat paripurna. Kehadiran Anies, kerap digantikan oleh Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

"Sebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih kepada Pak Wagub yang selalu hadir di rapat-rapat penting seperti ini menggantikan Pak Gubernur yang saya lihat kalau di rapat seperti anggaran ini tidak terlihat hadir, mungkin ada kesibukan lain, tapi saya menghargai Pak Wagub," ucapnya.

Kemudian, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak, mempertanyakan kehadiran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam setiap agenda legislatif dan eksekutif. Pengamatannya, Anies kerap kali diwakili Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria, dalam beberapa rapat besar.

"Sudah berbulan-bulan dan berkali-kali kegiatan rapat Paripurna di DPRD tanpa kehadiran Gubernur. Anies masih menerima gaji dan bersumpah sewaktu diangkat, seharusnya kehadiran secara fisik lebih dibutuhkan untuk urusan DKI," ucap Gilbert, Selasa (12/10).

Sebaliknya, dia merasa aneh ketika Anies bisa menghadiri agenda ataupun satu kegiatan yang sedianya dapat dilakukan secara daring, justru hadir secara fisik. Ia mencontohkan kehadiran Anies dalam acara talk show PAN, di Bali beberapa waktu lalu.

Menurut Gilbert, hal lain yang sangat mengganggu adalah banyaknya polemik yang timbul akibat kebijakannya, namun tidak diberi penjelasan langsung. Tetapi Anies bisa berbicara di acara salah satu partai.

"Sementara untuk urusan pribadinya tatap muka langsung, padahal kebijakan itu untuk rakyat, dan menggunakan uang rakyat," kritik Gilbert. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini