Anies Baswedan: Gedung pencakar langit langgar aturan karena keserakahan

Selasa, 13 Maret 2018 13:12 Reporter : Syifa Hanifah
Anies Baswedan kunjungi korban banjir. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan alasan kenapa melakukan sidak ke gedung-gedung perkantoran beberapa hari yang lalu terkait penggunaan air tanah secara ilegal. Dia ingin menitik beratkan bahwa setiap orang yang hidup di Jakarta harus taat peraturan.

"Pesan paling penting dari razia gedung ini adalah semua pelaku ekonomi di Jakarta semua warga harus taat aturan dan kita tidak ingin kecenderungan selama ini diteruskan, memperhatikan kesalahan yang kecil pada rakyat kecil, melupakan kesalahan yang besar-besar," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/3).

Dalam hal ini, dia ingin ada kesetaraan dalam menegakkan aturan, tidak membeda-bedakan. Bahkan dia mencontohkan, pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan langsung diberikan sanksi tegas tapi pengusaha-pengusaha besar yang melakukan kesalahan dibiarkan saja dan ini yang dia hindari.

"Saya kadang miris, kalau lihat foto PKL terus disebar, saya merasa 'beginikah kita'? Ya mereka memang tidak menaati aturan, tapi mereka tidak menaati aturan karena kebutuhan, di belakang gedung pencakar langit tidak menaati aturan karena keserakahan itu yang saya rasakan selama bertugas di DKI," jelas dia.

Untuk itu terhadap gedung-gedung yang melanggar aturan akan diberikan sanksi tegas. Namun yang jelas, dia ingin pengelola gedung tidak lagi menggunakan air tanah karena harus diketahui permukaan air tanah dari tahun ke tahun mengalami penurunan.

"Pengelola gedung mengubah cara kerjanya. Dengan itu tujuan kita tercapai, karena tujuan aturan bukan menemukan pelanggar tapi membentuk perilaku," pungkasnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini