Alberto tewas gara-gara rebutan pemadu lagu karaoke

Minggu, 6 Desember 2015 09:49 Reporter : Faiq Hidayat
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Alberto Bunaen (43) tewas setelah dikeroyok dua kawannya pada Sabtu (5/12) sekitar pukul 04.30 WIB. Kejadian bermula saat Alberto dan dua rekannya yakni Altin Johan (29) dan Ricko Roy Wilson (29) menghabiskan malam minggu di diskotek Classic, Mangga Besar, Jakarta Barat. Ketiganya datang sekitar pukul 02.30 WIB.

Setelah hampir dua jam karaoke di tempat tersebut, Alberto berniat merebut pemandu lagu yang sebelumnya menemani Altin. Tak digubris, Alberto tiba-tiba memukul Altin. Keduanya sempat dipisahkan dan dibawa ke ruang keamanan.

Setelah membayar tagihan, Altin dibantu Ricko mengeroyok Alberto di depan kantor security. Alberto terjatuh dan tergeletak di lantai. Kedua temannya itu langsung meninggalkan hotel classic.

Salah seorang pengunjung langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan diskotek. Setelah dicek saksi, korban ditemukan tergeletak di lantai depan diskotik dengan kondisi sudah tidak sadar dan luka di wajahnya. Oleh saksi, korban dibawa ke RS Husada menggunakan taksi. Sesampainya di rumah sakit, nyawa Alberto tak terselamatkan.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Ronald Purba menuturkan, hanya berselang beberapa jam tepatnya pukul 21.30 WIB, kedua tersangka diciduk polisi di kediaman masing-masing. Keduanya langsung digelandang ke Polsek Sawah Besar.

"Keduanya diganjar Pasal 170 ayat 3 KUHP melakukan kekerasan terhadap orang hingga menyebabkan meninggal dunia," ujar Kompol Ronald Purba di Jakarta, Minggu (6/12). [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan
  2. Pengeroyokan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.