Ajakan dialog tak direspons buruh, Jokowi tinggalkan Balai Kota

Kamis, 31 Oktober 2013 18:58 Reporter : Saugy Riyandi
Ajakan dialog tak direspons buruh, Jokowi tinggalkan Balai Kota Jokowi resmikan pembangunan kampung deret Petogogan. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memanggil perwakilan para buruh yang berdemo di luar Balai Kota. Pemanggilan tersebut untuk mengetahui permintaan para buruh atau pekerja. Namun, setelah ditunggu Jokowi, perwakilan buruh juga tak kunjung datang.

"Sebetulnya apa sih permintaan dari buruh dan pekerja. Besok pagi saya juga akan panggil pengusaha maunya seperti apa. Syukur-syukur kalau sudah ditetapin jadi saya tidak perlu mikir lagi tinggal tandatangan," ujar dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (31/10).

Jokowi menegaskan semua keputusan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) berada di tangan dewan pengupahan. Dewan pengupahan tersebut berasal dari elemen pekerja atau buruh, pengusaha dan pemerintah. Jokowi mengaku tidak pernah intervensi dalam memutuskan UMP.

"Dari tahun kemarin saya gak pernah. Saya tidak pernah masuk intervensi ke dewan pengupahan," kata dia.

Jokowi mengaku kecewa dengan para perwakilan buruh yang tidak mau menemuinya setelah dipersilakan masuk ke kantornya. "Tadi saya keluar kan saya ajak. Kalo ndak mau ya ndak apa-apa," pungkas dia.

[bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Demo Buruh
  3. Jokowi Ahok
  4. Upah Buruh
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini