Ahok targetkan tahun depan semua SMP laksanakan UN berbasis komputer

Senin, 9 Mei 2016 09:08 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ahok targetkan tahun depan semua SMP laksanakan UN berbasis komputer Ahok tinjau UN di MTS 3 Jakarta. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) setingkat SMP dan sederajat akan dimulai hari ini. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan peninjauan di dua sekolah, yakni SMP 41 dan Mts 3 Jakarta. Ahok ingin memastikan pelaksanaan UN berjalan lancar dan baik.

SMP 41, adalah salah satu sekolah yang masih menggunakan sistem ujian kertas pensil. Ahok pun menginginkan agar tahun depan seluruh ujian di berbagai tingkat se-Jakarta menggunakan UN berbasis komputer.

"SMP 41 masih KP. Kita minta targetnya tahun depan kalau bisa sudah tidak ada lagi ujian yang kertas. Tahun depan semua sama. Hasilnya ini bagus sih," kata Ahok di SMP 41, Jakarta, Senin (9/5).

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Adrianto mengakui belum dapat menerapkan sistem UNBK di seluruh sekolah di Ibu kota. Meski begitu, ia mengklaim sistem ujian menggunakan komputer mengalami peningkatan sekitar 13 persen dari tahun sebelumnya.

"Tahun lalu tidak ada sama sekali. Tahun ini ada peningkatan 13 persen," ujar Sopan.

Sopan menyebut salah satu kendalanya adalah kurangnya unit komputer untuk digelarnya UNBK. Tapi, lanjutnya, pihak Disdik telah menyiapkan opsi agar target UNBK di seluruh Jakarta pada 2017 tercapai. Pertama, dengan bekerjasama dengan sejumlah Universitas di Jakarta agar mau meminjamkan komputernya.

"Ada 3 solusi yang akan kita lakukan. Pertama, kerja sama dengan universitas. Banyak universitas yang menawarkan meminjamkan komputer," kata dia.

Kedua, melakukan subsidi komputer. Yakni silang antara sekolah yang memiliki komputer. Semisal, jika ada SMA yang selesai melaksanakan UNBK, dapat dipinjamkan ke SMP atau SD. Terakhir adalah pengadaan komputer itu sendiri di tiap sekolah di Jakarta.

"Dua, subsidi silang, ketika SMP ujian, komputer SMA/SMK bisa kita pinjamkan. Ketiga tentu pengadaan, sekolah-sekolah bisa pengadaan," kata Sopan.

Seperti diketahui, untuk setingkat SMP/sederajat, tahun ini, akan ada 17.098 siswa di 109 sekolah yang ada di Jakarta yang akan melaksanakan UNBK. Sedangkan, yang melakukan ujian dengan pensil dan kertas sebanyak 135.913 di 1.425 sekolah. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Ujian Nasional
  2. UN SMP
  3. Ahok
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini