Ahok soal usul KPR Bank DKI turun: Kalau untuk konsumtif buat apa

Rabu, 24 Agustus 2016 11:57 Reporter : Fikri Faqih
Ahok soal usul KPR Bank DKI turun: Kalau untuk konsumtif buat apa Ahok. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Anggota Komisi B DPRD, Wiliam Yani, mengusulkan suku bunga kredit perumahan rakyat (KPR) di Bank DKI bisa diturunkan khusus untuk PNS DKI. Apalagi, pembayaran gaji sudah dilakukan melalui BUMD DKI itu.

Saat ini, suku bunga KPR Bank DKI berada di angka 11 persen. Wiliam menyarankan penurunan suku bunga KPR menjadi 7 persen.

"Mungkin turun (untuk KPR). Sekarangkan juga mulai turun," klaim Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/8).

Saat ini, kata dia, sebenarnya Bank DKI tengah berkonsentrasi untuk memberikan suntikan ke Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Khusus untuk UMKM, kata dia, suku bunga akan ditekan sekecil mungkin.

"Lihat situasilah, kalau diturunin untuk konsumtif buat apa. Kita lebih baik untuk UMKM. Kalau UMKM udah turun jadi 7,5 persen," sambungnya.

Sebelumnya, pemerintah juga meminta suku bunga kredit untuk UMKM dalam bentuk KUR menjadi 7 persen di 2017.

"Bunga kita turunkan, memberikan subsidi (untuk KUR), kita tahu bunga tinggi tidak bisa mendukung pengusaha-pengusaha kecil. Bunga komersil pun akan kita turunkan jauh lebih rendah dari sekarang," kata Wapres JK. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Ahok
  2. Bank DKI
  3. KPR
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini