Ahok minta semua rusun di DKI pakai pipa gas

Senin, 15 September 2014 14:37 Reporter : Saugy Riyandi
jokowi tinjau rusunawa di jatinegara. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan penggunaan pipa gas yang ada di rumah susun saat ini bakal mengurangi beban hidup masyarakat. Para penghuni rusun tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk membayar pipa gas tersebut.

"Jadi kalau masyarakat kita pakai pipa gas, bisa hemat setengahnya," ujarnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (15/9).

Ahok menegaskan kenaikan harga gas elpiji lantaran mahalnya harga tabung gas yang diimpor. Sedangkan, kata dia, gas alam banyak diproduksi di dalam negeri. "Gasnya kan produksi dalam negeri. Bukan gasnya yang naik, tabungnya yang impor," kata Ahok.

Mantan bupati Belitung Timur ini mengakui kondisi masyarakat Jakarta tidak terlalu baik. Untuk itu, Ahok meminta Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta agar memasang pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dialirkan ke rumah susun dan perumahan warga.

"Kalau pakai pipa, orang-orang miskin enggak perlu pakai tabung gas karena mahal. Kami akan tugaskan Dinas Energi agar semua rusun disambungkan pipa gas," jelas dia.

Ahok menjamin pipa gas yang dialirkan ke rumah warga tidak berbahaya. Karena beberapa rusun dan area perumahan warga telah dialiri pipa gas selama puluhan tahun.

"Itu kan ada standar. Kalau kamu bilang bahaya, semua Jakarta ada pipa gas lho. Lebih mengerikan," ujar [has]

Topik berita Terkait:
  1. Gas Elpiji
  2. Jokowi Ahok
  3. Rumah Susun
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini