Ahok luncurkan call center 119 untuk gawat darurat

Jumat, 1 Maret 2013 15:39 Reporter : Nurul Julaikah
HUT Kopri ke-41. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan kesepakatan dengan PT Askes dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menerapkan sistem online dengan nomor pelayanan 119 melalui telepon. Sistem ini disebut dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang bertujuan untuk menjawab keluhan masyarakat yang ingin berobat.

Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, jika kesepakatan tersebut menjadi tonggak awal untuk mewujudkan warga yang sehat. Sebab, jika sebuah bangsa ingin kuat, rakyatnya harus sehat.

"Tanda tangan bisa menjadi titik tolak memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujar Ahok dalam sambutannya di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/3).

Menurutnya, persiapan pelaksanaan SPGDT tidaklah mudah. Sebab, harus mempersiapkan teknologi dan sumber daya manusia (SDM).

Ahok mengatakan, dengan SPGDT warga hanya perlu menelepon 119 kemudian akan dituntun dan diarahkan untuk mendapatkan pelayanan.

"Ini belum ada di kota lain," kata [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi Ahok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini