Ahok lanjutkan pembangunan RS Sumber Waras tanpa APBD DKI

Rabu, 3 Mei 2017 11:23 Reporter : Fikri Faqih
Ahok lanjutkan pembangunan RS Sumber Waras tanpa APBD DKI Rumah Sakit Sumber Waras. ©2016 Merdeka.com/ronauli

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras. Namun, kini pembangunan tidak menggunakan APBD DKI melainkan menggunakan dana dari BUMN atau pihak swasta.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, dalam pembangunannya rumah sakit yang akan menangani penyakit Kanker, Stroke dan Otak ini merupakan metode baru. Sehingga dia memiliki dua opsi dalam melakukan pembangunannya, satu meminta bantuan BUMN atau dari pihak‎ swasta.

"Kita pengin ada satu sistem, pakai BUMN yang bangun kan itu ada Kepres tahun 2015 yang mengatur untuk infrastruktur, apalagi infrastruktur kesehatan. Kita bisa kerjasama dengan swasta. Apalagi sama BUMN," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/5).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, metode pertama kerja sama dengan BUMN adalah dengan meminjam dana pembangunan kepada mereka. Sehingga nantinya Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembayaran secara berkala.

"Dia (BUMN) bisa bangun dan kita cicil bayar. Kan ditotal Rp 3 triliun lebih kalau mau bangun 2.000 lebih ranjang, ada apartemen nya lagi. Kita lagi cari formatnya," terangnya.

Ahok menambahkan, format kedua adalah dengan melakukan kerja sama dengan pihak swasta. Salah satu yang dapat membantu dalam pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras adalah Asian Development Bank yang telah melakukan pengkajian di beberapa negara.

"Kalau sudah swasta saya takutnya manfaat kelas 3 nya kurang. Kan kalau swasta pinginya batas izin 30 persen. Kita maunya kelas 3 batas izin 90 persen sampai 100 persen. Karena lebih cocok dengan BUMN dia mau kita bayar," tutupnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini