Ahok heran sungai di Jakarta 5 tahun tak dikeruk

Rabu, 23 Januari 2013 14:47 Reporter : Muhammad Sholeh
ilustrasi. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama menilai banjir di Ibu Kota salah satunya disebabkan karena sampah dan pendangkalan sungai. Selain itu, sungai-sungai juga jarang dikeruk.

"Bayangin sudah lebih dari lima tahun, sungai-sungai kita tidak pernah dikeruk, jadi kalau kita baca sejarah, Belanda itu punya anggaran untuk keruk, sedangkan anggaran untuk air kita hanya 2% dari APBD. Kenapa ke PU nya, kan jalan terus. Tapi kita tahu ada banjir terus tidak pernah ada pengerukan, bayangkan," kata Ahok di Kantor Balai Kota Jakarta, Rabu (23/1).

Menurut mantan bupati Belitung Timur itu, proses pengerukan sungai harus segera mungkin dilakukan. Apalagi sungai-sungai yang berada di wilayah Jakarta sudah lama tidak dilakukan pengerukan.

"Jadi sekarang pak gubernur pengen ada pengerukan, makanya kita akan sewa 10 apa 20 alat berat untuk pengerukan. Jadi nanti waduk Pluit harus dikeruk," tutur Ahok.

"Intinya kita adalah menghemat uang negara, ada kinerja yang jelas, semua harus terukur," tambahnya.

Politikus Gerindra ini mengaku tidak bisa mengeruk semua sungai yang ada di Jakarta dalam waktu satu tahun. Butuh proses bertahap untuk melakukan pengerukan terhadap sungai yang ada.

"Lima tahun lebih gak pernah dikeruk di Jakarta, Belanda tiap tahun itu dikeruk, kan memang tidak sanggup semua, satu dua sungai dulu, nanti kalau lima tahun kan bisa juga 13 sungai. Yang jelas pak gubernur mau tindakan cepat ini," tandasnya. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi Ahok
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.