5 Perbedaan gaya kepemimpinan Jokowi dan Ahok

Selasa, 20 November 2012 08:13 Reporter : Hery H Winarno
Jokowi daftar pilgub.
5. Jokowi tak terima gaji, Ahok terima gaji

Merdeka.com - Sejak memimpin Kota Solo Jokowi mengaku tidak pernah menerima gaji. Hal yang sama juga diucapkan saat kampanye di Pilgub DKI Jakarta. Jokowi bertekad akan memberikan pelayanan cuma-cuma alias tanpa gaji. Meskipun hal itu akhirnya dia langgar.

"Gaji ya diambil, tapi digunakan untuk apa, kamu enggak perlu tahu," kata Jokowi di Wisma Catur KONI, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (2/11).

Sedang Ahok kembali berbeda dengan Jokowi. Ahok memilih mengambil gajinya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sebagai bentuk transparansi publik, Ahok pun membeberkan gaji yang di blognya.

Dalam blog www.Ahok.org, Ahok menulis gaji Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Gubernur Jakarta menerima gaji pokok sebesar Rp 3.000.000 per bulan, sedangkan Wakil Gubernur Jakarta sebesar Rp 2.400.000 per bulan.

Sedangkan untuk perinciannya sebagai berikut:
Gaji pokok gubernur Rp 3.000.000
Tunjangan jabatan gubernur Rp 5.400.000
Biaya rumah tangga/rumah dinas 30.000.000 jadi totalnya Rp 38.000.000

Gaji pokok wakil gubernur Rp 2.400.000
Tunjangan jabatan wakil gubernur Rp 4.300.000
Biaya rumah tangga/rumah dinas Rp 20.000.000 jadi totalnya Rp 26.700.000

Untuk biaya lain-lain (dana operasional) belum diketahui karena menunggu SK gubernur.

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi Ahok
  2. Top List
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.