KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

4 Preman di stasiun Bekasi babak belur dihajar massa

Kamis, 11 April 2013 15:31 Reporter : Adi Nugroho
4 preman bekasi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Empat orang pelaku kejahatan yang sering beraksi di stasiun kereta api Bekasi, Erwin Agustian, Asep, Erwin, dan Ferdinand babak belur dihajar massa dan penumpang KRL.

Keempat pelaku itu kedapatan sedang beraksi. Mereka memaksa seorang pedagang memberikan handphone miliknya. Kawanan preman ini meminta paksa dengan mengancam akan menikam korbannya Agus (21) dan Yadi (27) ketika sedang berada di peron menunggu kereta.

"Saya duduk, disamperin empat orang. Saya dituduh katanya suka malak. Saya ditampar, kemudian mereka mengambil HP," kata korban Yadi, Kamis (11/04).

Usai melancarkan aksinya, pelaku kemudian melarikan diri. Sedangkan, korban langsung berteriak maling. Teriakan korban mengundang masyarakat berdatangan. Hingga akhirnya pelaku dikejar massa sampai tertangkap.

Massa yang geram menghakimi empat orang pelaku hingga babak belur, sebelum diamankan petugas keamanan stasiun Bekasi dan digelandang ke Polsek Bekasi Utara.

Di hadapan petugas, empat orang pelaku mengakui perbuatannya. Mereka yang tubuhnya dipenuhi dengan gambar tato ini oleh petugas ditelanjangi.

"Teman saya yang ngambil, saya yang membawa HPnya," kata pelaku Erwin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya keempat pelaku asal Palembang, Sumatera Selatan ini, harus mendekam di sel tahanan Polsek Bekasi Utara. Mereka terancam dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Premanisme

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.