4 Kali Gagal jadi Polisi Alasan Mahasiswa Ini Curi 17 Motor di Pospol

Kamis, 1 Agustus 2019 14:15 Reporter : Ronald
4 Kali Gagal jadi Polisi Alasan Mahasiswa Ini Curi 17 Motor di Pospol Polisi Ungkap Kasus Pencurian. ©2019 Merdeka.com/Ronald

Merdeka.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Utara hingga kini masih mendalami kasus pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan Arief Septian Budinugroho alias ASB (22). Arief diamankan usai melakukan pencurian dengan menggunakan seragam polisi lalu lintas palsu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, kalau Arief melakukan kejahatan karena bercita-cita ingin menjadi anggota Polri. Bahkan, dirinya pernah ikut tes.

"Kebetulan ASB ini sudah 4 kali daftar di polisi, tapi gagal terus," katanya di Jakarta, Kamis (1/8).

Selain itu, katanya, Arief juga memberanikan diri untuk swafoto mengenakan seragam polisi di berbagai tempat. Seperti menjenguk rekan di rumah sakit mengenakan seragam lalu lintas, berfoto di museum Polri dan berseragam kesatuan Sabhara di sudut Jakarta.

"Awalnya dia berpangkat Bripda, tapi pelaku menaikan pangkat sendiri ke Briptu," katanya.

Dalam hal ini, lanjut Budhi, masyarakat diminta lebih hati-hati dan aktif dalam menanyakan sesuatu ke anggota bila mencurigakan.

"Dari segi penampilan fisik kita enggak bisa membedakan. Apa yang dipakai polisi sebenarnya bisa dilihat dari kartu tanda anggota. Kalau ragu, kalau enggak yakin dengan anggota bisa menanyakan identitas atau surat tugas anggota yang ditemui," pungkasnya.

Seperti diketahui, para pelaku itu melakukan pencurian sebanyak dua kali di Pos Lantas Mall Of Indonesia, tiga kali di Pos Lantas Permai dan satu kali di Pos Lantas Bintang Mas dari kurun April sampai Juli 2019. Arief diciduk di salah satu lokasi pencucian sepeda motor di Jalan Sungai Bambu Raya, Jakarta Utara.

Saat beraksi Arief dibantu oleh rekan-rekannya yang telah diringkus, di antaranya M. Sobari (27), Surya Setia Budi (21), Reynald Agustin (22), Ifan Apriyanto (18), dan dua penadah Asep Khaerudin (36) serta Suyanto (45).

Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 Juncto Pasal 64 juncto Pasal 508 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan atau Pasal 481 KUHP.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dengan pakaian dinas lalu lintas Polri beserta tanda kewenangan pelaku leluasa melancarkan aksinya. Arief bersama rekannya mencuri 17 unit motor (sebelumnya ditulis 16) di sejumlah pos polisi di kawasan Jakarta Utara.

"Kendaraan bermotor yang hilang merupakan kendaraan bermotor hasil tilang anggota lantas, dan juga ada motor dinas yang dicuri oleh tersangka," kata Argo dalam keterangannya, Rabu (31/7). [did]

Topik berita Terkait:
  1. Pencurian
  2. Polisi Gadungan
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini