35 Anak Berkebutuhan Khusus & 36 Pendamping Yayasan Tri Asih Positif Covid-19

Sabtu, 16 Januari 2021 10:58 Reporter : Yunita Amalia
35 Anak Berkebutuhan Khusus & 36 Pendamping Yayasan Tri Asih Positif Covid-19 Ilustrasi Covid-19. Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 79 orang di Yayasan Tri Asih, Jakarta Barat terkonfirmasi positif Covid-19. 79 Orang itu terdiri dari 35 anak berkebutuhan khusus yang merupakan penghuni panti, 36 orang pendamping dan 8 karyawan yang membantu pendamping.

Hal itu dibenarkan Ketua Dewan Pengurus yayasan, Widiharsanto. "Iya benar, total ada 79 orang terkonfirmasi Covid," kata Widi saat dikonfirmasi, Sabtu (16/1).

Widhi merinci, jumlah total orang yang terkonfirmasi Covid berasal dari 35 anak penghuni panti, 36 orang pendamping anak panti, dan 8 karyawan yang membantu pendamping.

Ia menjelaskan awal mula munculnya klaster di yayasan tersebut setelah libur natal. Ada beberapa karyawan yayasan tinggal di mess karyawan, pulang ke kampung halaman.

Saat kembali ke yayasan, Widhi menduga ada karyawan yang tidak melalui prosedur ketat pencegahan penularan Covid-19, saat masuk ke dalam mess.

"Ini kan habis lebaran natal beberapa karyawan dan karyawati pulang kampung, kalau mereka datangnya ke Tri Asih itu masuk kompleks dicegat petugas untuk melakukan pemeriksaan penerapan protokol kesehatan. Nah ini nampaknya ada yang tidak masuk komplek Tri Asih tapi langsung masuk mess luar tanpa protokol kesehatan di pintu gerbang," jelasnya.

Saat ini, imbuhnya, kondisi anak-anak panti dan karyawan di panti dalam kondisi baik, kendati masih berstatus positif Covid-19 tanpa gejala klinis.

Isolasi Mandiri

Ia juga menuturkan anak panti dan karyawan yang terkonfirmasi Covid sedang menjalani isolasi mandiri di yayasan. Sebab, untuk isolasi di rumah sakit tidak lagi menjadi pilihan karena kapasitas yang telah penuh.

Untuk itu, ia membuat surat untuk mengetuk hati masyarakat untuk saling membantu, khususnya keperluan pokok dan donasi sebagai modal tes usap kedua.

"Ya sejauh ini kondisi baik-baik saja. Akan diswab lagi setelah isolasi mandiri berarti 7 hari lagi, makanya saya menulis ini karena kami juga membutuhkan logistik dan operasional," ujarnya.

Kondisi ini pun dikatakan Widi telah ia laporkan ke Satgas setempat. Direncanakan, Kapolres Jakarta Barat akan meninjau langsung kondisi anak-anak yayasan Tri Asih, siang ini.

"Sudah datang dokter-dokter dari puskesmas setempat. Nanti jam 1 pak Kapolres Jakarta Barat akan hadir mau nengok," tandasnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini