2 Pekerja Tewas saat Pembongkaran GOR Mampang, Dispora DKI Dipanggil Polisi

Jumat, 5 Agustus 2022 14:23 Reporter : Bachtiarudin Alam
2 Pekerja Tewas saat Pembongkaran GOR Mampang, Dispora DKI Dipanggil Polisi Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi tengah menyelidiki insiden tewasnya dua pekerja akibat tertimpa material bangunan ketika melangsungkan pembongkaran revitalisasi bangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan pada, Minggu (31/7).

Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Supriadi mengatakan jika pihaknya bakal memanggil pihak Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) DKI Jakarta guna meminta keterangan proses lelang pengerjaan proyek tersebut.

"Itu nanti sore ini dari pihak Dispora itu kita panggil untuk dimintai keterangan terkait proses lelangnya," kata Supriadi saat dihubungi, Jumat (5/ 8).

Selain memanggil pihak Dispora DKI, kata Supriadi, pihaknya juga bakal meminta untuk tim Puslabfor Polri meneliti peristiwa ambruknya material yang membuat tewasnya dua pekerja.

"Kemudian, ini kita panggil puslabfor untuk pastikan apakah ada kelalaian atau bagaimana," ucap dia.

Karena masih mencari adakah unsur kelalaian, Supriadi mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus dan belum ada penetapan tersangka. Meskipun dalam peristiwa ini telah ada kesepakatan damai antara pihak korban dan pelaksana proyek.

"Untuk sementara sekarang tersangka belum ada, nanti kalau memang ada kelalaian kita ini," sebutnya.

"Memang ini kan sudah ada kesepakatan damai juga dari kedua belah pihak, tidak ada tuntutan juga dari keluarga korban. Ini supaya jadi pembelajaran bahwa demi keselamatan pekerja juga yg harus diperhatikan," tambah dia.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Pembongkaran bangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Mampang Jakarta Selatan memakan korban jiwa. Dua pekerja dilaporkan meninggal dunia tertimpa material bangunan pada Minggu (31/7).

Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Supriyadi menerangkan, empat orang sedang bekerja di lantai dua gedung pada pukul 13.40 WIB. Dua di antaranya yakni Atmaja (48) dan Isman Nur Latief (23) hendak merobohkan tembok.

"Itu mau dibongkar total. Tahu-tahu angin kencang terus temboknya rubuh dan timpa mereka. Jadi ketiban reruntuhan bukan jatuh," kata dia saat dihubungi, Senin (1/8).

Supriyadi menerangkan, dua orang korban dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Mampang. Namun, nahas nyawa tak tertolong.

"Yang ketimpa dua orang, itu meninggal dunia," ujar dia.

Selain memakan korban jiwa, Supriyadi mengatakan, satu mobil mengalami kerusakan akibat kejadian itu. Kendaraan itu terpakir di sekitar area bangunan.

"Iya ada satu unit mobil yang parkir itu tertimpa," ujar dia. [eko]

Baca juga:
Pembongkaran GOR di Mampang, Dua Pekerja Tewas Tertimpa Material Bangunan
Polisi Ungkap Penyebab Tandon Air Proyek LRT Jebol
Lintasarta Raih Penghargaan K3 Kategori Kecelakaan Nihil 2022
Tandon Air Proyek LRT di Rasuna Said Jebol, Lima Orang Terluka
Usut Penyebab Tandon Air Proyek LRT Jebol, Polisi Periksa Tiga Saksi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini