Warga Jabar Boleh Beraktivitas Tanpa Beban di Masa PPKM, Ridwan Kamil Beri Syarat Ini

Kamis, 12 Mei 2022 10:38 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Warga Jabar Boleh Beraktivitas Tanpa Beban di Masa PPKM, Ridwan Kamil Beri Syarat Ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. ©2020 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Pemerintah pusat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak tanggal 10 hingga 23 Mei mendatang. Di tengah penerapan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov) tetap mengizinkan aktivitas masyarakat seperti biasa dengan syarat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (11/5/2022) lalu.

"PPKM itu akan ada selamanya sampai deklarasi pandemi ke endemi. Tapi, di dalamnya akan banyak kelonggaran-kelonggaran yang menyesuaikan," terang dia, seperti dilansir dari ANTARA, Kamis (12/5/2022).

2 dari 3 halaman

Wajib Memakai Masker Walau Longgar

ilustrasi masker

©PixabayShutterstock

Emil menjelaskan, walaupun terjadi pelonggaran di masa perpanjangan PPKM, pihaknya tetap meminta agar masyarakat khususnya di Jawa Barat terus patuh terhadap protokol kesehatan melalui penggunaan masker saat beraktivitas.

Ia mengatakan akan meneruskan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada seluruh kepala daerah di Jabar terkait perpanjangan PPKM yang akan berlangsung hingga 23 Mei 2022.

"Makanya arahan Presiden sempat saya dengarkan dari semuanya, silakan beraktivitas paling utama memakai masker," katanya.

3 dari 3 halaman

Prokes Terus Berlaku Hingga Pengumuman Resmi Endemi

Menurut mantan wali kota Bandung itu, penerapan protokol kesehatan seperti bermasker akan terus diberlakukan hingga pengumuman resmi dari pandemi menuju endemi wabah Covid-19. Setelah itu, kata dia, warga sudah bisa melepas masker ketika keluar.

Dikatakannya, pelonggaran aktivitas yang terjadi di masa PPKM sekarang ini berdasarkan situasinya pandemi Covid-19 yang sedang melandai seperti di Jawa Barat.

"Jadi kita akan begini (dilonggarkan) dengan memakai masker tapi pas nanti endemi tiba, tidak dipakai lagi," demikian Ridwan Kamil. [nrd]

Baca juga:
Menko PMK: Kematian Akibat Covid-19 Kini Peringkat 14, Bukan Lagi Ancaman
PTM 100 Persen di Tangerang Selatan Dimulai Hari Ini, Kantin Sekolah Diizinkan Buka
Setelah Dua Tahun Pandemi, Korea Utara Akhirnya Laporkan Kasus Pertama Covid-19
Orang Tua Tak Izinkan Anak PTM Harus Lampirkan Surat Kesehatan dari Dokter
Analisis Pakar Penyebab Muncul Banyak Penyakit di Tengah Pandemi Covid-19
Update Covid di Wisma Atlet Hari Ini, Pasien Dirawat Tersisa Dua Orang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini