Unik, Warga Perumahan di Depok Halal Bi Halal Keliling Kampung Pakai Mobil

Kamis, 28 Mei 2020 08:15 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Unik, Warga Perumahan di Depok Halal Bi Halal Keliling Kampung Pakai Mobil Halal Bi Halal Drive Thru di Depok. sektorazalea.wordpress.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ada hal unik yang dilakukan oleh warga di Komplek Perumahan Cluster Azalea, Kota Depok Jawa Barat dalam melakukan tradisi Halal Bi Halal di masa pandemi Covid-19 ini.

Warga perumahan yang terletak di Kecamatan Jatimulya, Kelurahan Cilodong Depok ini melakukan silaturahmi dengan cara Drive Thru alias menggunakan kendaraan roda empat.

Menurut ketua RT 001, Perumahan Azalea, Exkuin Suharyanto menyebutkan jika kegiatan Halal Bi Halal secara drive thru ini merupakan upaya penerapan tradisi silaturahmi di masa pandemi Covid-19. Hal ini bertujuan untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan berjaga jarak atau physical distancing.

1 dari 5 halaman

Diinisiasi oleh Ibu RT

halal bi halal drive thru di depok

Seorang warga sedang menyalami tetangga di perumahan Azalea secara Drive thru

sektorazalea.wordpress.com ©2020 Merdeka.com

Menurut Exkuin, ide awal pelaksanaan Halal Bi Halal secara drive thru ini tercetus secara tak sengaja ketika pada Hari Raya Idul Fitri di hari pertama Ibu RT melihat warga setempat yang menggunakan mobil dan saling menyapa warga di lingkungan tersebut. Sejak itu Ibu RT bersama warga pun berinisiatif untuk melaksanakan Halal bi Halal secara unik tersebut.

“Ide awalnya adalah dari ibu erte, yang pada suatu sore di hari pertama lebaran sedang di luar rumah menyapa tetangga di depan rumahnya. Kebetulan ada mobil tetangga yang lewat, maka seketika itu ide dilaksanakan HBH Drive Thru muncul” kata Exkuin via website sektorazalea.wordpress.com

2 dari 5 halaman

Para Warga Menyambut Pengurus Perumahan di Depan Rumah Masing-masing

halal bi halal drive thru di depok

Para warga berdiri didepan rumah masing masing sambil bersilaturhami secara Drive Thru

sektorazalea.wordpress.com ©2020 Merdeka.com

Cara pelaksanaannya pun terbilang unik. Para warga di perumahan Azalea berjajar berdiri di depan rumah mereka masing-masing lalu jajaran RT/RW di perumahan tersebut berkeliling menggunakan mobil sambil menyalami satu persatu warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 di hari kedua Lebaran kemarin, mulai pukul 07.30 – 08.30 WIB pagi.

“Dengan tidak mudik, di rumah aja, jaga jarak, pakai masker, selalu cuci tangan pakai sabun. Maka pengurus kluster Azalea RT 01 RW 06 Kelurahan Jatimulya Kecamatan Cilodong pagi ini melaksanakan HBH Drive Thru,” via website Perumahan Azalea.

3 dari 5 halaman

Membagikan Amplop Lebaran

halal bi halal drive thru di depok

Para anak anak menerima amplop lebaran dari warga yang bersilaturahmi secara Drive Thru

sektorazalea.wordpress.com ©2020 Merdeka.com

Selain saling menyapa warga dan bersilaturahmi sesuai protokol Covid-19, warga di Perumahan Azalea pun tak ketinggalan untuk bersama-sama menghibur anak-anak yang sedih karena tidak mudik ke kampung halaman dengan membagikan amplop lebaran.

“Salah satu tradisi agar anak anak gembira saat Lebaran tiba adalah mendapatkan makanan ringan dan “angpao THR”. Oleh karena itu “angpao THR” juga dibagikan kepada anak-anak usia sekolah dasar” kata Exkuin

4 dari 5 halaman

Ditayangkan Via Streaming YouTube

halal bi halal drive thrue di depok

Silaturhami dan halal bi halal online ala warga perumahan Azalea

sektorazalea.wordpress.com ©2020 Merdeka.com

Sementara itu Wahyu Hidayat, selaku Ketua RW 06 menyatakan antusiasnya akan gagasan kreatif dari RT ini. Bahkan menurutnya para panitia yang menginisiasi kegiatan Halal Bi Halal secara drive thru tersebut juga menyediakan live report via live streaming YouTube bagi warga di perumahan tersebut yang tetap di rumah agar tetap bisa tetap saling bersilaturahmi.

5 dari 5 halaman

Tetap Menjaga Tradisi Lebaran di Masa Pandemi

halal bi halal drive thru di depok

sektorazalea.wordpress.com ©2020 Merdeka.com

Exkuwin juga mengatakan di masa pandemi seperti sekarang ini bukan berarti tidak melaksanakan tradisi silaturahmi, tetapi sekarang saatnya berinovasi dengan kecanggihan teknologi komunikasi. Sehingga seluruh masyarakat tetap bisa menjaga kekompakan dan gotong royong untuk saling menguatkan di masa seperti sekarang, dilansir via Liputan6.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini