Tol Cisumdawu Akan Beroperasi Tahun Ini, Berikut 4 Fakta di Balik Pembangunannya

Rabu, 6 Januari 2021 18:30 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Tol Cisumdawu Akan Beroperasi Tahun Ini, Berikut 4 Fakta di Balik Pembangunannya Jalan Tol Cisumdawu. ©2019 Instagram

Merdeka.com - Jalan Tol Cisumdawu merupakan bagian dari proyek Tol Trans Jawa yang mulai dibangun sejak 2011 lalu. Tol yang memiliki panjang mencapai 60 kilometer tersebut direncanakan akan menghubungkan kawasan Cileunyi - Sumedang - Dawuan dan terintegrasi dengan Jalan Tol Palimanan - Kanci.

Melansir dari ANTARA, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono memproyeksikan jika Cisumdawu sudah bisa dioperasikan pada 2021 ini.

Menurutnya, kehadiran Tol Cisumdawu begitu krusial hingga sangat ditunggu masyarakat. Hal yang sama juga diterima oleh Tol Ancol Timur–Pluit (Elevated) lewat dua kontrak pembangunan ruas tol.

"Khusus Tol Cisumdawu, penyelesaiannya menjadi prioritas Presiden Joko Widodo. Saya berharap dengan penandatanganan kontrak ini, Tol Cisumdawu dapat dioperasikan pada 2021,” terangnya pada Selasa (5/1) kemarin.

2 dari 5 halaman

Menunjang Bandara Kertajati Majalengka

basuki hadimulyono
©2018 Merdeka.com

Dalam kesempatan itu, Basuki juga mengungkapkan jika masyarakat begitu antusias dalam menantikan tol tersebut. Salah satu poinnya adalah Cisumdawu akan menunjang optimalisasi operasional dari Bandara Kertajati atau BIJB di Majalengka, Jawa Barat.

Masyarakat Bandung yang hendak menggunakan Bandara Kertajati pun jadi lebih mempercepat perjalanan yang hanya memakan waktu satu jam.

“Jalan tol ini sebagai dukungan agar Bandara Kertajati dapat beroperasi penuh, dengan mengurangi waktu tempuh Bandung ke Bandara Kertajati menjadi kurang dari 1 jam,” katanya.

3 dari 5 halaman

Memiliki Terowongan Terpanjang di Indonesia

terowongan di tol cisumdawu
©Liputan6.com/Bawono Yadika

Melansir dari Liputan6, jalan tol tersebut juga disebutkan memiliki keunikan yang juga ditunggu masyarakat. Yakni terdapatnya terowongan yang diketahui sebagai jalur ruang terpanjang di Indonesia.

Panjang dari terowongan tersebut yakni 472 meter, dengan lebar 15 meter sisi per sisinya. Untuk bisa segera dinikmati, Basuki mengimbau para kontraktor pelaksana untuk segera memulai pekerjaan lapangan sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

“Untuk kontraktor PT. Brantas Abipraya (Persero) yang bekerja sama dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola jalan tol ruas Cisumdawu harus langsung bekerja dan dalam dua minggu ke depan saya akan memantau progresnya di lapangan,” ujarnya.

4 dari 5 halaman

Sempat Dikeluhkan Jokowi

presiden jokowi hadiri ktt apec
©2020 Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Sebelumnya seperti melansir dari merdeka.com, Presiden RI Joko Widodo pernah dikecewakan oleh proses Cisumdawu yang terhambat akibat kendala pembebasan lahan.

Menurutnya, jalan tol tersebut amat penting bagi masyarakat sehingga harus segera diselesaikan.

"Pembangunan jalan Tol Cisumdawu. Ini jalan tol penting sekali, tapi terhambat. Saya melihat ada proses pembebasan lahannya yang terhambat. Kemudian pengembalian dana talangan tanah juga terhambat karena urusan administrasi," kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Guna mempercepat proses tersebut, proses pembangunan Cisumdawu saat ini melibatkan kolaborasi antara swasta dan BUMN sehingga berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Penandatanganan kontrak ruas tol Cisumdawu Seksi 6B dilakukan oleh Direktur Utama PT CKJT Jusuf Hamka bersama dengan General Manager Divisi 3 PT Brantas Abipraya (Persero) Dody Perbawanto. PT CKJT merupakan anak usaha PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Group,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit.

5 dari 5 halaman

Membantu Pertumbuhan Ekonomi Jabar

jalan tol cisumdawu
©2019 Instagram

Selain itu, Jalan Tol Cisumdawu juga digadang-gadang akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

Anggota Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfah menyebutkan, banyak produk-produk lokal yang proses pendistribusiannya terhambat sehingga menimbulkan gap persaingan dengan produk impor. Artinya untuk menunjang persaingan tersebut dibutuhkan akses, dan Cisumdawu diperkirakan menjadi salah satu pembuka akses tersebut.

"Satu-satunya cara adalah bagaimana selain meningkatkan kualitas produk tapi juga bagaimana pemerintah dapat memfasilitasi infrastrukturnya, agar distribusi barang itu bisa cepat. Dengan adanya Tol Cisumdawu ini diharapkan dapat memotong biaya produksi hingga distribusi produk-produk lokal yang kita hasilkan," terang Neng Eem, beberapa waktu lalu.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini