Terancam Diproses Hukum, Rhoma Irama Beri Klarifikasi Soal Pentas di Bogor

Selasa, 30 Juni 2020 13:30 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Terancam Diproses Hukum, Rhoma Irama Beri Klarifikasi Soal Pentas di Bogor Konser Rhoma Irama di Bogor. Youtube uct Channel ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Raja Dangdut Rhoma Irama memberikan klarifikasi terkait tetap terlaksananya acara panggung dangdut di kawasan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (28/06/) lalu.

Dikutip dari Antara, Rhoma Irama menjelaskan jika dirinya hanya datang sebagai tamu undangan, bukan sebagai artis yang tampil bersama grup dangdutnya.

“Sayapun saat itu hanya kondangan, jadi sampai situ saya lihat orang banyak termasuk beberapa artis ibu kota tampil, ada musiknya juga. Nah setelah itu didaulat jadi tuan rumah dan masyarakat untuk tampil. Istilahnya menyumbangkan lagu atau tausiyah,” terang Rhoma.

1 dari 4 halaman

Menyanyi Tiga Buah Lagu

konser rhoma irama di bogor

Youtube uct Channel ©2020 Merdeka.com

Raja Dangdut kelahiran Tasikmalaya itu juga mengklarifikasi jika dirinya hanya menyanyikan tiga lagu tanpa diiringi oleh Soneta Grup. Ia juga menjelaskan jika para penonton yang menyaksikan pentas tersebut terlihat kondusif dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Tuan rumah minta, kan khitanan tuh, berikan tausiyah. Setelah itu mereka minta nyanyi..nyanyi..nyanyi.., yasudah saya nyanyi dengan singkat,” kata Rhoma Irama.

2 dari 4 halaman

Dikawal oleh Aparat

klarifikasi rhoma irama

Youtube Rhoma Irama Official ©2020 Merdeka.com

Selama di lokasi hajatan, Rhoma Irama mengaku selalu dikawal oleh aparat, dari sejak tiba ke lokasi hingga selesai pentas.

“Dan saya selama di sana pun didampingi oleh aparat, selama di lokasi didampingi aparat, maupun di ruang tunggu sampe dikawal pentas,” terang Rhoma Irama.

3 dari 4 halaman

Terkait Berita Proses Hukum Dirinya

klarifikasi rhoma irama

Youtube Rhoma Irama Official ©2020 Merdeka.com

Selain itu, Rhoma Irama juga merasa bahwa bukan dirinya yang seharusnya menjadi pihak yang bertanggung jawab terkait pentas tersebut.

“Seandainya mau diproses hukum, seharunya ibu bupati selaku yang punya wilayah begitu berdiri itu panggung, kan sejak hari Sabtu, mustinya dilarang, kalo memang tidak boleh bahkan malamnya ada wayang golek mustinya dilarang, terus paginya, ada penampilan musik, mustinya dilarang. Saya datang itu sore hari, tapi kenapa tiba-tiba saya yang jadi sasaran,” jelasnya.

4 dari 4 halaman

Berharap Bupati Tidak Serius

Ia juga berharap Bupati Bogor tidak serius terkait ancaman proses hukum yang dialamatkan kepadanya. 

“Ya saya harap bupati hereuy lah, bercanda gitu kan. Sebab kalo memang serius ya sebenarnya yang bertanggung jawab yang mengadakan pagelaran. Jika saya sebagai undangan biasa di proses hukum maka seluruh undangan yang ada di situ harus diproses secara hukum juga, kira-kira gitu. Mudah mudahan clear ya, bahwa tidak ada undangan konser Soneta Grup,” katanya.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa Raja Dangdut Rhoma Irama akan diproses secara hukum oleh Bupati Bogor, Ade Yasin. Rhoma Irama tetap melaksanakan konser di masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang merupakan salah satu wilayah kategori zona merah Covid-19.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini