Susah Diajari Belajar Online, Seorang Ibu di Banten Tega Aniaya Anaknya hingga Tewas

Rabu, 16 September 2020 14:35 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Susah Diajari Belajar Online, Seorang Ibu di Banten Tega Aniaya Anaknya hingga Tewas Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Penemuan jenazah anak kecil bernama KS (8) di kuburan TPU Gunung Keneng, Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak membuat geger warga sekitar. Pasalnya saat ditemukan kondisi mayat masih mengenakan pakaian secara lengkap.

Diketahui jika mayat tersebut merupakan seorang anak yang dianiaya oleh ibu kandungnya LH (26) lantaran kesal putrinya sulit menerima pembelajaran saat online di rumah. Dilansir dari liputan6, Kasatreskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma menjelaskan, menurut pengakuan pelaku, dirinya melakukan penganiayaan terhadap KS dengan memukulnya sebanyak lima kali saat sedang melakukan daring dengan sekolahnya.

"Pelaku ini memukul lebih dari lima kali, 26 Agustus. Dari pengakuan pelaku (korban) lagi daring dengan sekolah. Kelas 1 SD korban ini," kata Kasatreskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma, Selasa (15/09).

Baca Selanjutnya: Mencubit Memukul dan Mendorong hingga...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini