Pasien Positif Corona Asal Cirebon Sembuh, Ini 5 Kisahnya Lawan Covid-19

Selasa, 31 Maret 2020 13:10 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Pasien Positif Corona Asal Cirebon Sembuh, Ini 5 Kisahnya Lawan Covid-19 Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon. rsudgunungjati.cirebonkota.go.id ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Banyak desas-desus yang menyatakan bahwa melawan virus Corona sangatlah berat. Kondisi imunitas yang tidak stabil bisa memperparah keadaan, ditambah beberapa waktu lalu muncul video viral tentang curhatan seorang pasien perempuan terkait menakutkannya ruang isolasi di sebuah rumah sakit di Jawa Barat yang diduga pasien positif Corona.

Namun, hal tersebut seakan dibantah oleh Riki Rahman Permana. Dirinya merupakan salah seorang pasien positif Covid-19 yang sembuh asal Cirebon Jawa Barat dan di rawat di RSUD Gunung Jati, Cirebon.

Dilansir dari Liputan6.com, Riki menceritakan pengalamannya selama menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit khusus di Cirebon tersebut. Menurut Riki, tidak semua pemberitaan mengenai ruang isolasi dan perawatan itu menyeramkan dan menyiksa. Ia menceritakan justru perawatan untuk pasien Covid-19 sangat diperhatikan oleh tim medis rumah sakit.

Berikut merdeka.com rangkum 5 kisah Riki melawan Covid-19 hingga sembuh, Selasa (31/3/2020).

1 dari 5 halaman

Dirawat Dengan Baik dan Sesuai Prosedur

Dalam pemberitaan di Liputan6.com, Riki menyatakan bahwa selama menjalankan perawatan dan isolasi mandiri di rumah sakit, dirinya sangat diperhatikan oleh pihak rumah sakit. Bahkan ia lanjut menceritakan bahwa tim medis sangat menjaga pasien yang dirawat di ruang isolasi sesuai standar prosedural yang berlaku. Ia menambahkan, jika pengalamannya di rawat karena Covid-19 tidak seperti yang dibayangkan atau diberitakan secara menyeramkan.

Tim dokter bahkan sesama pasien PDP saling bahu membahu memberi dukungan untuk pasien sembuh. Riki masuk ruang isolasi RSD Gunung Jati Cirebon pada 8 Maret 2020 lalu.

"Alhamdulillah saya sudah membaik pelayanan medis di sini bagus dokternya baik ramah," kata Riki saat dihubungi beberapa hari lalu via Liputan6.com.

Bahkan ia selalu melaksanakan cek suhu tubuh setiap beberapa jam sekali dalam satu hari (prosedurnya 3 kali sehari) untuk pemantauan kondisi pasien.

"Tiap tiga kali sehari kita cek suhu dan saya berangsur baik. Sekarang suhu badan sudah 36 derajat," sebut dia.



2 dari 5 halaman

Pihak Rumah Sakit Terbuka

rumah sakit gunung jati cirebon

Aktivitas di RS Gunung Jati Cirebon via Liputan6 2020 Merdeka.com

Menurut pria asal Kabupaten Cirebon tersebut, pihak Manajemen Rumah Sakit sangat terbuka terhadap segala keluhan dari pasien-pasien yang dirawat di ruang untuk penyakit tertentu tersebut. Selain itu, pihak RS juga menerima segala kritik yang dilayangkan baik oleh pasien maupun dari keluarga yang bersangkutan.

"Manajemen rumah sakit sendiri terbuka kok pasien sampaikan keluhan dan kritik dokter langsung menindaklanjutinya. Kami juga ikuti treatment yang ditetapkan tim medis sesuai perkembangan karena memang obat Covid-19 belum ada," kata dia.

3 dari 5 halaman

Mengisi Waktu dengan Hal yang Positif

Riki menerangkan, bahwa selama menjalani isolasi di ruangan khusus tersebut, ia banyak menghabiskan waktu dengan berjemur dan update berita-berita terkait perkembangan Covid-19 di Indonesia maupun di wilayahnya. Riki pun selalu menikmati proses penyembuhan agar tidak menjadi beban pikiran, sehingga membantu proses pemulihan yang dijalankan.

"Kadang dengar musik, baca berita, berkabar dengan keluarga dan kerabat dekat. Pokoknya jangan sampai pasien drop," kata dia

Saat ia mulai dinyatakan membaik pada tanggal 25 Maret 2020, alat infus yang ada di tubuhnya pun sudah bisa dilepas. Bahkan, Riki bersama delapan pasien lain sempat dipindahkan ke ruang isolasi baru yang dianggap lebih luas. Dia bersama rekan pasien lainnya mulai rutin beraktivitas seperti olahraga kecil dan berjemur di bawah matahari pagi.

4 dari 5 halaman

Merasakan Tanpa Gejala

Dalam kesempatan tersebut, Riki juga mengungkapkan bahwa ia merupakan salah satu pasien positif Covid-19 yang terpapar virus asal Wuhan tanpa gejala pada umumnya (sesak napas). Ia bercerita bahwa dirinya hanya merasa demam biasa, tanpa batuk, flu, hingga nyeri persendian.

Namun menurut Riki, hal terpenting untuk bisa tetap semangat dan segera sembuh dalam masa perawatan Covid-19 adalah tindakan positif dan saling mendukung satu sama lain agar pasien-pasien tidak merasakan drop akibat keadaan.

"Setelah saya berinteraksi dengan dokter dan perawat, ada yang lebih bahaya daripada Corona. Hanya saja ini virus kan sebarannya cepat dan sudah lintas benua dan belum ada obatnya. Kuncinya jangan panik, kami di sini tidak panik justru saling support," ujar dia

5 dari 5 halaman

Tulis Surat Kepada Menteri dan Presiden

menkes terawan konpers pasien corona sembuh di rsup persahabatan

Menteri Kesehatan 2020 Merdeka.com

Selama menjalani proses isolasi diri, Riki juga menulis sebuah surat terbuka melalui sosial media yang ditujukan langsung kepada Menteri Kesehatan dan Presiden Jokowi. Ia mencoba mencurahkan terkait rumitnya alur penyembuhan Covid-19 yang wajib dijalankan bagi RS Rujukan virus tersebut.

Menurut Riki, ia ingin menekankan terkait tindakan pemerintah yang dinilai terlalu prosedural, sehingga menghambat kinerja tim medis di Rumah Sakit Rujukan termasuk tempat ia di Rawat. Salah satunya adalah upaya penindakan seperti pemberian resep atau menempatkan pasien di ruang isolasi.

"Yang saya rasakan sekarang saya masih menunggu hasil swab ketiga yang sampelnya diambil tanggal 14 Maret lalu belum keluar juga," kata dia.

Apa yang dialami Riki sama dengan pengalaman pasien lain di ruang isolasi RSD Gunung Jati Cirebon. Selain lama menunggu untuk upaya tindakan, poin berikutnya yang ia sampaikan adalah soal hasil swab dari Litbangkes Kemenkes yang tidak langsung dikirim ke rumah sakit.

"Dari obrolan saya dengan petugas medis alur penerimaan hasil swab itu lewat dinas dulu di provinsi kemudian kabupaten dilanjutkan ke rumah sakit. Ini menurut saya rasa tidak beres yang sedang berjuang hidup dan mati di rumah sakit loh," ujar dia.

[nrd]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jabar
  3. Berita
  4. Covid 19
  5. Cirebon
  6. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini