Sejarah 25 Mei 1983 : Hari Anak Hilang Nasional

Rabu, 25 Mei 2022 05:02 Reporter : Novi Fuji Astuti
Sejarah 25 Mei 1983 : Hari Anak Hilang Nasional Ilustrasi anak. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Anastasiia Markus

Merdeka.com - Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh.

Masa depan bangsa berada di tangan anak saat ini. Semakin baik kualitas anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa. Namun sebaliknya, apabila kualitas anak tersebut buruk maka akan buruk pula masa depan bangsa.

Untuk itu setiap orang susah payah menjaga anak-anaknya agar tumbuh dengan sehat dan baik tanpa kekurangan suatu apapun. Hari ini 25 Mei diperingati sebagai hari anak hilang nasional. Tentu, bukan tanpa sebab melainkan ada sejarah yang melatarbelakanginya.

Berikut ini informasi lengkap mengenai sejarah 25 Mei 1983, sebagai hari anak nasional telah dirangkum merdeka.com melalui uii.ac.id dan berbagai sumber lainnya.

2 dari 3 halaman

Sejarah Hari Anak Hilang Nasional

Pada tanggal 25 Mei setiap tahunnya, diperingati sebagai sejarah hari anak hilang nasional. Di mana dalam sejarahnya pada tanggal 25 Mei 1979, seorang anak di Amerika Serikat berusia enam tahun bernama Etan Patz menghilang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di New York City. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Anak Hilang Nasional sejak tahun 25 Mei 1983.

Pada waktu itu, kejadian anak-anak hilang tak banyak jadi perhatian baik media nasional maupun media internasional. Namun, hal itu berbeda dengan kasus Etan yang kabarnya menyebar dengan cepat karena diliput oleh banyak media. Hal ini tak lain karena ayah dari Etan merupakan seorang fotografer profesional yang menyebarkan foto anaknya dalam upaya menemukannya kembali.

Akibat peristiwa tersebut baik pemerintah maupun publik mulai fokus menanggapi dan menangani kasus anak yang hilang. Di mana selama hampir tiga tahun setelahnya perhatian media berfokus pada Atlanta, Georgia yang mana di sana telah ditemukan mayat puluhan anak kecil di sebuah danau di pinggir jalan.

Tersangka dari kasus pembunuhan 29 anak tersebut berhasil ditangkap dan diidentifikasi pada tahun 19981. Selanjutnya dua tahun kemudian Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan menetapkan tanggal 25 Mei 1983 sebagai Hari Anak Hilang Nasional.

3 dari 3 halaman

Cara Menjaga Anak Agar Tidak Hilang Saat Bepergian

Kesedihan terbesar orang tua adalah ketika tak bisa menjaga anak-anaknya dengan baik. Kehilangan anak bagaimana pun bentuknya tentu bukan hal yang menyenangkan apalagi jika hal tersebut terjadi karena kelengahan saat menjaganya.

Berikut ini cara menjaga anak agar tidak hilang terutama saat bepergian yang perlu kamu lakukan yaitu:

  1. Ajak bicara anak mengenai aturan sebelum bepergian, misal selama bepergian anak tak boleh jauh-jauh dari pantauan orang tua, atau saat hendak pergi ke tempat di luar pantauan orang tua harus izin terlebih dahulu dan memberi kabar.
  2. Beri anak tanda pengenal, dapat berupa kalung atau pin yang dikenakan anak. Usahakan untuk mengingatkan anak mengenai tanda atau identitas yang ia pakai. Pastikan identitas tersebut mudah dikenali orang lain sehingga memudahkan menemukan kembali anakmu saat ia menghilang.
  3. Tuliskan informasi kontak kamu, alamat rumah lalu masukkan ke tas anak atau saku bajunya agar saat ada orang lain menemukan anakmu, ia akan dengan mudah menghubungimu.
  4. Ajari anak untuk meminta bantuan terutama pada orang-orang yang bisa ia kenali di tempat umum misal penjaga keamanan yang berseragam. Pastikan anak untuk mengingat identitas orang tua seperti nama dan tempat terakhir bertemu orang tuanya.
  5. Tentukan tempat pertemuan saat terpaksa harus berpisah di tempat umum dengan anak. Pastikan pula anak tidak pergi sebelum kamu datang. [nof]

    Baca juga:
    Ikan Blue Marlin Jadi Ikon Kabupaten Pangandaran, Begini Asal Usulnya
    Kejayaan Cirebon Bermula di Muara Djati, Dulu Disinggahi Tiongkok sampai Persia
    Atlet Menembak Asal Cirebon Raih Emas di SEA Games, Ini Kisah Perjuangannya
    Sejarah 24 Mei 1958: Terbentuknya Agensi Berita Terbesar Dunia UPI
    Resmi Dideklarasikan Jadi Kota Angklung, Begini Sejarah Perjalanannya di Kota Bandung
    Peristiwa 23 Mei: Peringati Hari Kura-Kura dan Penyu Sedunia, Ini Sejarahnya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini