Penyebaran Covid-19 di Bandung Pasca Lebaran Dianggap Terkendali, Begini Kata Satgas

Selasa, 10 Mei 2022 17:32 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Penyebaran Covid-19 di Bandung Pasca Lebaran Dianggap Terkendali, Begini Kata Satgas Ilustrasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung, Asep Gufron, pada Senin (9/5/2022) mengungkapkan jika penyebaran kasus Covid-19 usai libur Lebaran relatif terkendali.

Asep mengatakan, salah satu faktor yang menjadi penentu landainya penyebaran Covid-19 di wilayahnya lantaran vaksinasi dosis satu hingga tiga sudah sesuai target.

Mengutip laman Pemprov Jabar pada Selasa (10/5), capaian dosis pertama berada di angka 113 persen. Kemudian untuk dosis dua mencapai 104 persen, dan di dosis ketiga mencapai 32 persen.

"Wilayah bergerak, menyisir memenuhi syarat untuk divaksin. Alhamdulilah pada April itu 30 persen," terangnya.

2 dari 4 halaman

Bulan Puasa Tetap Gencarkan Vaksinasi

ariel noah disuntik vaksin covid 19 kedua
Ariel Noah disuntik vaksin covid-19 kedua di Kota Bandung

©2021 Merdeka.com

Disebutkan Asep, pelaksanaan vaksinasi terus dijalankan termasuk saat bulan Ramadan. Ketika itu pemberian dilakukan usai pelaksanaan salat tarawih.

Ia melanjutkan, program vaksinasi pada bulan puasa tersebut mencapai 100 sampai dengan 300 dosis.

"Selama bulan puasa intens melaksanakan vaksinasi. Juga ketika tarling (tarawih keliling) ada gerai, itu mencapai 100-300 dosis," kata Asep.

3 dari 4 halaman

Seharusnya Sudah Berada di Level 1

Untuk meningkatkan pemerataan vaksinasi, pihak Pemkot Bandung terus menyosialisasikan pentingnya vaksinasi melalui pihak-pihak terkait di lingkungan masyarakat.

"Kita tetap sosialisasi di wilayah juga. Tak hanya itu, ada pun evaluasi internal untuk pemetaan kembali percepatan booster," tuturnya.

Ia menambahkan, jika Kota Bandung tidak aglomerasi, maka sudah bisa turun ke level 1 dari yang sebelumnya level 2 sejak Senin 4 April lalu. Sebabnya indikator penanganan Covid-19 tergantung percepatan vaksinasi, ketersediaan tempat tidur, hingga positifty rate yang sudah sangat baik.

"Kota Bandung ini sangat terkendali. Kalau tidak aglomerasi harusnya level 1. Pasti kita terus meningkatkan vaksinasi juga penguatan herd immunity," tuturnya.

4 dari 4 halaman

Jabar Siap Menuju Endemi

Sementara itu, pada Jumat (6/5) lalu, Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil mengatakan jika secara keseluruhan di Jabar angka kasus Covid-19 pasca Lebaran ini masih terpantau landai atau ada kenaikan tapi tidak signifikan. Bahkan keterisian rumah sakit Covid-19 juga sangat rendah yakni berada di angka 0,8 persen.

Ia menambahkan, jika kondisi landai ini bisa terus bertahan hingga 14 hari ke depan maka transisi pandemi ke endemi akan semakin jelas.

Ketaatan masyarakat terhadap prokes, khususnya memakai masker, masih terpantau tinggi termasuk antusiasme mengikuti vaksinasi selama mudik Lebaran.

"Kalau setelah 14 hari dari hari Lebaran kasus tetap landai, maka saya boleh klaim berarti sudah endemi," sebut Kang Emil.

 

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini