Polisi Harus Sopan, Ini Wejangan Kapolda Jabar ke Anggota selama Operasi Zebra 2022

Selasa, 4 Oktober 2022 12:20 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Polisi Harus Sopan, Ini Wejangan Kapolda Jabar ke Anggota selama Operasi Zebra 2022 Operasi Zebra. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Suntana pada Senin (3/10) memberikan wejangan kepada seluruh anggota polisi yang bertugas dalam Operasi Zebra Lodaya Tahun 2022. Ia meminta agar anggotanya bersikap sopan kepada masyarakat.

Menurut Suntana, operasi Zebra Lodaya 2022 ini perlu dilaksanakan secara persuasif, manusiawi, dan edukatif. Kegiatan ini digelar dengan penegakan hukum secara elektronik atau teguran simpatik guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap polisi.

"Tetap jaga sopan santun dan profesional. Jangan ada lagi polisi lalu lintas bekerja tidak sesuai prosedur," ujarnya di Kantor Polda Jawa Barat seperti dilansir dari Antara.

2 dari 4 halaman

Siapkan Sanksi Tegas jika Ada Polisi Arogan

operasi zebra jaya 2021

Operasi Zebra ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Menurutnya, tidak ada anggota polisi yang menegakkan hukum lalu-lintas secara situasioner dan hunting system. Sehingga dirinya turut meminta para perwira agar mengawasi bawahannya guna mencegah sikap arogan ketika menegur masyarakat.

"Tindak tegas apabila ada anggota yang melanggar dan melakukan tindakan yang dapat menurunkan citra Polri," katanya.

Adapun tujuan dilaksanakan operasi zebra tersebut dalam rangka menciptakan ketertiban berlalu lintas di masyarakat. Diharapkan para pengguna jalan bisa mematuhi peraturan keselamatan berkendara dan rambu-rambu lalu lintas.

3 dari 4 halaman

Sebanyak 1932 Personel Dikerahkan

Polda Jawa Barat sendiri mengerahkan 1.932 personel polisi yang terdiri dari 520 petugas dari Polda Jabar dan 1.412 sisanya dari jajaran polres se-Jabar.

Pelaksanaan Operasi Zebra 2022 digelar 3–16 Oktober 2022 secara serentak di seluruh Indonesia, untuk menciptakan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas jelang Natal dan Tahun Baru 2023.

Adapun target pihak kepolisian adalah menertibkan penggunaan knalpot bising, plat nomor yang tidak sesuai, sirine, lampu rotator yang di luar ketentuan serta pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu-lintas.

"Diimbau juga agar masyarakat selalu mematuhi aturan dan tata cara berlalu lintas yang baik serta saling menghargai kepada sesama pengguna jalan," jelasnya.

 

4 dari 4 halaman

Sasar Wilayah Pelosok dan Perbatasan

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan jika Operasi Zebra 2022 dilaksanakan tidak hanya di wilayah perkotaan, melainkan juga pelosok dan perbatasan.

Menurutnya, sejumlah sasaran yang akan ditertibkan salah satunya adalah knalpot bising.

"Ya, betul (bidik knalpot bising), keamanan, keselamatan, dan ketertiban. Ketertiban menjadi bagian target operasi, dan kami akan lakukan langkah-langkah preventif pencegahan, saya sudah arahkan seluruh Polsek," katanya.

Terkait tilang elektronik, dirinya mengaku belum akan diterapkan lantaran belum dilengkapi peralatan yang menunjang untuk program itu. Namun akan diganti dengan metode patroli dengan smartphone.

"Nanti akan menggunakan smartphone merekam pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat, kemudian dari situ kami akan memproses penilangannya," katanya.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini