Pasutri Ini Pilih Hidup di Hutan Rela Jauh dari Anak, Alasannya Bikin Haru

Kamis, 14 Oktober 2021 15:30 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Pasutri Ini Pilih Hidup di Hutan Rela Jauh dari Anak, Alasannya Bikin Haru Keluarga mak Eyoh dan abah Padma di Majalengka. ©2021 YouTube Sang Penjelajah Amatir/Merdeka.com

Merdeka.com - Pasangan mak Eyoh (70) dan abah Padma (85) di pedalaman Kabupaten Majalengka, Jawa Barat baru-baru ini mendapat perhatian publik. Pasalnya ia bersama sang suami, lebih memilih untuk menetap di sebuah gubuk kayu tengah hutan daripada di rumah sang anak.

Dalam sebuah unggahan di kanal YouTube Sang Penjelajah Amatir (4/4) lalu, terlihat kondisi rumah yang amat tidak layak, dengan hanya mengandalkan penerangan dari lampu damar.

Menurut keduanya, tinggal di kawasan perbukitan yang sepi dari penduduk merupakan pilihannya. Bahkan sang anak sudah berusaha mengajak mak Eyoh dan abah Padma untuk tinggal di rumah, namun tetap ditolak.

Dalam kesempatan itu mak Eyoh sempat mengungkapkan alasannya tidak ingin tinggal di rumah dan rela jauh dari sang anak. Berikut informasinya.

Baca Selanjutnya: Tinggal di Gubuk Beralaskan Tanah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini