Pasien Positif Corona di Sukabumi Membaik, Ini 4 Faktanya

Kamis, 26 Maret 2020 08:25 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Pasien Positif Corona di Sukabumi Membaik, Ini 4 Faktanya Corona Sukabumi. https://sukabumikab.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Satu-satunya pasien asal Kabupaten Sukabumi Jawa Barat yang sempat dinyatakan positif Corona (Covid-19) oleh Pemkab Sukabumi kini dikatakan kondisinya mulai membaik. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab Sukabumi, Harun Alrasyid dalam jumpa persnya pada Rabu, 25/03 kemarin.

Harun menyebutkan bahwa pasien tersebut sudah membaik. Pasien tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 40 tahunan. Saat ini pihaknya masih terus melakukan pemantauan terkait kondisi pasien tersebut dan harapannya bisa sembuh total.

1 dari 4 halaman

Alat Bantu Pernapasan Dilepas

Dikatakan pula menurut Harun, bahwa pihak Rumah Sakit RSUD Sekarwangi Cibadak telah melepas alat penunjang medis berupa alat bantu pernapasan, seiring kondisi pernapasannya yang sudah pulih dan menunjukkan perkembangan ke arah yang bagus.

"Alat bantu pernapasan sudah dilepas. Jadi kondisinya sudah membaik," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid dalam jumpa pers di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19, Rabu (25/3/2020).

2 dari 4 halaman

Melakukan Penelusuran Terkait Riwayat Kontak Pasien

corona bajak sel

NYTimes.com 2020 Merdeka.com

Dalam kesempatan tersebut ujar Harun, timnya akan berupaya melakukan penelusuran terhadap riwayat terakhir kontak pasien sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukabumi.

"Akan kita telusuri dan edukasi keluarga pasien yang positif Covid-19. Nanti pun akan ada pemeriksaan," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Wilayah Perbatasan

alat tes corona

diy13/shutterstock

Dilansir dari website resmi Humas Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sukabumi.go.id. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi bersama pihak pemerintah setempat berupaya memutus rantai penyebaran Corona (Covid-19) melalui tes massal atau Rapid Test di wilayah-wilayah yang dianggap tinggi tingkat penyebarannya, seperti wilayah-wilayah perbatasan.

"Di setiap daerah perbatasan Sukabumi dengan Banten, Cianjur, dan Bogor akan kita periksa. Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Sukabumi. Ini untuk mencegah masuknya lalu lintas penduduk," ungkapnya.

Terkait Rapid Test, pihaknya juga akan berupaya mengutamakan orang-orang dengan tingkat interaksi yang tinggi dengan Corona, seperti tenaga Kesehatan atau orang yang pernah berinteraksi secara langsung oleh Pasien positif (ODP dan PDP).

"Skala prioritasnya ialah orang yang paling banyak kontak," ujar Harun.

4 dari 4 halaman

Perkembangan Corona (Covid-19) di Wilayah Sukabumi

Dari release resmi Pemkab Sukabumi juga ter-update perkembangan terkini Covid-19 di wilayah tersebut. Saat ini terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 12 dari total 26 orang. Dari 26 orang tersebut, 14 telah dinyatakan selesai dan terakhir yang masih difokuskan berjumlah 12 orang PDP.

"Jumlah orang yang selesai pengawasan, statusnya turun menjadi ODP (orang dalam pemantauan). Sehingga jumlah ODP saat ini menjadi 160 orang dan selesai pemantauan sebanyak 30. Jadi jumlah orang yang masih dalam kategori ODP sebanyak 130 orang. Kalau yang positif tetap satu orang," papar Kadin Dinkes Sukabumi tersebut.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini