Negara Beriklim Dingin di Dunia beserta Ciri-cirinya

Selasa, 14 September 2021 13:14 Reporter : Andre Kurniawan
Negara Beriklim Dingin di Dunia beserta Ciri-cirinya perlombaan kereta luncur anjing di alaska. ©2021 REUTERS

Merdeka.com - Iklim dingin, atau iklim kutub, dapat kita temui di daerah kutub. Di daerah yang memiliki iklim dingin, akan mengalami musim dingin yang berlangsung lama, musim panas yang singkat, udara kering, dan tanah yang membeku sepanjang tahun.

Di musim dingin, seluruh tanah ditutupi es. Vegetasi di negara beriklim dingin berupa lumut-lumutan dan semak-semak. Negara beriklim dingin sendiri berada di belahan bumi utara, yaitu Amerika Utara, Greenland, dan pantai utara Siberia, sedangkan di belahan bumi selatan yaitu Antartika.

Menurut worldatlas.com, iklim dingin adalah jenis iklim di mana suhu rata-rata kurang dari 50 °F, atau 10° C, setiap bulan dalam setahun. Suhu di malam hari bahkan lebih rendah dari rata-rata 50 °F, dan beberapa daerah iklim kutub bahkan lebih dingin, dengan suhu rata-rata kurang dari 0 °F.

Daerah yang mengalami iklim kutub mencakup setidaknya 20% dari permukaan bumi dan terletak di garis lintang yang lebih tinggi, terutama di dekat Kutub Utara dan Selatan. Namun, tidak ada batas yang jelas untuk menandai lokasi wilayah iklim dingin ini. Suhu terendah yang pernah tercatat di Bumi adalah -128,6 °F, diukur di Stasiun Vostok di Antartika, yang merupakan wilayah dengan iklim kutub.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas lebih lanjut terkait negara beriklim dingin dan juga ciri-cirinya.

2 dari 4 halaman

Ciri-ciri Iklim Dingin

Suhu

Ciri-ciri yang paling jelas dari iklim dingin adalah suhu rata-rata bulanan yang tidak melebihi 50 °F. Namun, beberapa daerah memiliki suhu yang jauh lebih rendah yang tidak pernah melampaui titik beku, terutama di tempat-tempat terdingin di Bumi. Daerah tersebut termasuk Antartika, Greenland, dan beberapa bagian Eropa.

Lapisan Es Permanen

Karakteristik lain dari iklim kutub adalah adanya lapisan es permanen. Lapisan es ini terbentuk karena suhu tidak pernah mencapai titik yang cukup hangat untuk mencairkan es. Akibatnya, lapisan es terakumulasi selama jutaan tahun dan menjadi sangat tebal (bahkan tebalnya mencapai beberapa kilometer). Keberadaan lapisan es permanen juga membuat spesies tanaman tidak dapat bertahan hidup di iklim yang keras ini.

Selain itu, kehidupan hewan juga langka, meskipun ada beberapa spesies hewan seperti beruang kutub, dapat makan dari lautan di daerah iklim kutub. Manusia pun akan sulit untuk bertahan hidup di iklim dingin. Meskipun tidak ada pemukiman manusia permanen, stasiun penelitian sementara terkadang juga didirikan di daerah beriklim kutub.

Presipitasi

Iklim dingin juga cenderung sangat kering karena udara dingin yang turun tidak memiliki kelembapan yang signifikan. Akibatnya, tidak ada awan hujan yang terbentuk. Beberapa daerah di daerah kutub menerima curah hujan tahunan kurang dari 10 inci.

Jika daerah ini tidak tertutup es, mereka akan sekering beberapa gurun terpanas dan terkering di Bumi. Tempat terdingin di Bumi, Vostok, memiliki curah hujan tahunan hanya 6,5 inci. Selain itu, karena lapisan es tidak pernah mencair, tanahnya selalu kering. Setiap curah hujan yang jatuh datang dalam bentuk kristal es kecil atau salju.

3 dari 4 halaman

Negara Beriklim Dingin

labirin es terbesar dunia di kanada
©2021 REUTERS/Shannon VanRaes

Kanada

Negara beriklim dingin pertama adalah Kanada. Rumah bagi beberapa kota terdingin di dunia dan wilayah luas yang membeku selama setengah tahun, tidak mengherankan jika Kanada menempati masuk ke dalam negara beriklim dingin sekaligus menjadi negara terdingin di dunia.

Dilansir dari myfunkytravel.com, salju dapat bertahan selama dua belas bulan penuh di beberapa wilayah utara Kanada dan jauh dari pantai, suhu musim dingin dapat turun di bawah -40 °C dengan angin dingin yang kencang.

Perkiraan Suhu Rata-Rata Tahunan di Kanada: -5,35 °C

Rusia

Negara beriklim dingin yang kedua yaitu Rusia. Rata-rata suhu di Rusia bisa sangat rendah karena provinsi besar Siberia yang mencakup sebagian besar Asia Utara. Meskipun penduduknya jarang, Siberia mencakup sekitar 77% dari total luas daratan dan merupakan rumah bagi beberapa tempat terindah di Rusia. Bahkan Novosibirsk, kota Siberia terbesar, mengalami suhu rata-rata sekitar -20°C selama bulan-bulan ketika musim dingin dan menjadi jauh lebih dingin daripada di tempat lain.

Perkiraan Suhu Rata-Rata Tahunan di Rusia: -5,1°C

 

4 dari 4 halaman

Mongolia

Negara beriklim dingin yang berikutnya yaitu Mongolia. Musim dingin yang membekukan di Mongolia sebagian besar disebabkan oleh angin Siberia yang bertiup sangat dingin dari utara.

Udara dingin itu terperangkap di banyak lembah sungai dan cekungan rendah di Mongolia yang berkontribusi pada musim dingin yang berlarut-larut sebelum Musim Semi yang akhirnya membawa sedikit kehangatan.

Perkiraan Suhu Rata-Rata Tahunan di Mongolia: -0,7°C

002 tantri setyorini
© Sysselmannen

Norwegia

Negara beriklim dingin yang terakhir dalam daftar ini adalah Norwegia. Ini sedikit berbeda dari tiga negara teratas karena Norwegia merupakan negara pesisir yang sebagian besar daerahnya memiliki garis pantai.

Secara teori, hal ini seharusnya menghangatkan kondisi, tetapi dengan sebagian besar negara Norwegia terletak di atas Lingkaran Arktik, letaknya sangat jauh di utara sehingga suhu yang tak terhindarkan turun selama bulan-bulan musim dingin dengan rekor terendah -51°C yang tercatat di Karasjok di akhir abad ke-20.

Perkiraan Suhu Rata-Rata Tahunan di Norwegia: 1,5°C

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini