Mengenal Bedanya Cuaca dan Iklim, Jangan Sampai Keliru

Kamis, 25 November 2021 16:15 Reporter : Novi Fuji Astuti
Mengenal Bedanya Cuaca dan Iklim, Jangan Sampai Keliru Ilustrasi hujan. ©Pixabay/PublicDomainPictures

Merdeka.com - Kehidupan manusia tak pernah lepas dari pengaruh proses-proses di alam. Dalam arti bahwa kehidupan manusia akan mempengaruhi proses di alam, demikian pula proses-proses di alam akan membawa pengaruh tersendiri bagi manusia.

Dalam hal ini, iklim merupakan salah satu proses alam yang membawa pengaruh terhadap kehidupan manusia, baik secara fisik maupun secara non fisik (sosial budaya). Iklim diartikan sebagai suatu kondisi cuaca pada suatu daerah dalam kurun waktu yang lebih lama. Iklim sangat memengaruhi jenis tanaman yang sesuai dibudidayakan pada suatu kawasan, penjadwalan budidaya pertanian, dan teknik budidaya yang dilakukan.

Pengetahuan iklim sangat penting terutama dalam sektor pertanian. Namun sayangnya masih banyak orang yang belum bisa membedakan antara cuaca dengan iklim. Padahal hal tersebut termasuk pengetahuan dasar terlebih jika kamu bekerja di bidang pertanian. Maka berikut ini informasi mengenai bedanya cuaca dan iklim, jangan sampai keliru telah dirangkum dari Liputan6.com:

2 dari 3 halaman

Pengertian Cuaca dan Iklim

Pengertian Cuaca

Untuk mengetahui bedanya cuaca dan iklim, berikut pengertiannya. Menurut KBBI cuaca didefinisikan sebagai keadaan udara (tentang suhu, cahaya matahari kelembapan, kecepatan angin, dan sebagainya) pada satu tempat tertentu dengan jangka waktu terbatas. Menurut Peraturan Kepala BMKG nomor 009 tahun 2010, pengertian cuaca adalah kondisi atmosfer yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu.

Sementara menurut NASA, pengertian cuaca adalah cara atmosfer berperilaku, terutama yang berkaitan dengan pengaruhnya terhadap kehidupan dan aktivitas manusia. Sementara menurut National Geographic, pengertian cuaca adalah kondisi sementara atmosfer, lapisan udara yang mengelilingi bumi.

ilustrasi cuaca panas
©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Pakhnyushcha

Pengertian Iklim

Menurut KBBI iklim didefinisikan sebagai keadaan hawa (suhu, kelembapan, awan, hujan, dan sinar matahari) dalam jangka waktu yang agak lama (30 tahun) di suatu daerah. Menurut NASA, iklim adalah gambaran pola cuaca jangka panjang di suatu daerah.

Iklim, bagaimanapun, menggambarkan kondisi rata-rata atmosfer selama periode waktu yang lama, seperti dalam rentang waktu 30 tahun atau lebih, untuk lokasi tertentu. Bedanya cuaca dan iklim yang paling utama adalah waktu.

3 dari 3 halaman

Bedanya Cuaca dan Iklim

1. Berdasarkan Wilayah

Bedanya cuaca dan iklim yang pertama dapat dilihat berdasarkan wilayahnya. Kondisi cuaca bisa berubah dari jam ke jam dan bahkan momen ke momen untuk satu titik, lingkungan, kota, atau daerah di permukaan bumi. Sebaliknya, kondisi iklim jauh lebih tidak mudah berubah, dan sering digunakan untuk menggambarkan wilayah yang lebih luas — seperti sebagian negara, seluruh negara, atau bahkan sekelompok negara.

Iklim menjadi pola cuaca rata-rata untuk wilayah tertentu. Pola cuaca rata-rata di suatu tempat selama beberapa dekade disebut iklim. Daerah yang berbeda memiliki iklim daerah yang berbeda pula.

Kondisi iklim juga berbeda antara satu bagian planet dengan bagian lainnya. Contohnya wilayah Sahara Afrika memiliki iklim yang jauh lebih panas dan lebih kering daripada lembah Sungai Amazon di Amerika Selatan dan pantai berbatu di Alaska.

2. Berdasarkan Elemen

Bedanya cuaca dan iklim berikutnya adalah ditinjau berdasarkan elemennya. Cuaca meliputi sinar matahari, hujan, tutupan awan, angin, hujan es, salju, hujan es, hujan beku, banjir, badai salju, badai es, badai petir, hujan terus menerus dari front dingin atau front hangat, panas berlebih, gelombang panas, dan lainnya.

Ketika ilmuwan berbicara tentang iklim, mereka melihat rata-rata curah hujan, suhu, kelembapan, sinar matahari, kecepatan angin, fenomena seperti kabut, embun beku, dan badai es, dan ukuran cuaca lainnya yang terjadi dalam jangka waktu yang lama di suatu tempat tertentu.

3. Berdasarkan Cara Menentukan

Cuaca diukur oleh perbedaan tekanan udara, suhu, dan kelembapan antara satu tempat dan tempat lain. Matahari pada akhirnya bertanggung jawab atas cuaca. Sinarnya diserap secara berbeda oleh permukaan tanah dan air.

Iklim suatu daerah atau negara diketahui melalui cuaca rata-rata dalam jangka waktu yang lama. Jika suatu daerah memiliki hari-hari yang lebih kering sepanjang tahun daripada hari-hari basah, itu akan digambarkan sebagai iklim yang kering. Sementara tempat yang memiliki hari-hari yang lebih dingin daripada hari-hari yang panas akan membuatnya dikenal memiliki iklim yang dingin.

Di Indonesia, cuaca dan iklim diamati oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

4. Berdasarkan Dampak Perubahannya

Bedanya cuaca dan iklim juga bisa dilihat dari dampak perubahannya. Dikutip dari Britannica, orang yang menyamakan cuaca dengan iklim mungkin tidak melihat masalah perubahan iklim sebagai masalah besar. Cuaca bisa berubah setiap saat dan tidak memberi dampak signifikan secara langsung. Namun, ketika iklim berubah sedikit saja, konsekuensinya bisa jauh lebih parah daripada cuaca buruk pada sore hari.

Di alam liar, tumbuhan dan hewan khusus yang telah berevolusi untuk beradaptasi dengan serangkaian kondisi iklim menghadapi tantangan untuk tiba-tiba didorong ke dalam kondisi yang tidak sesuai untuk mereka.

Dalam lingkup manusia, kondisi iklim yang dulu dapat diprediksi menjadi lebih tidak stabil, dan hasil panen menurun karena meningkatnya risiko dari banjir , kekeringan, atau efek cuaca dingin yang tidak terduga.

5. Berdasarkan Waktunya

Cuaca adalah sekumpulan kondisi atmosfer di satu lokasi untuk periode waktu terbatas mulai dari menit sampai bulan. Contohnya cuaca sepanjang hari, malam, atau pada titik tertentu pada siang hari. Kondisi cuaca berubah dari jam ke jam dan bahkan momen ke momen untuk satu titik.

Sementara iklim menggambarkan kondisi rata-rata atmosfer selama periode waktu yang lama, seperti dalam rentang waktu 30 tahun atau lebih. Kondisi iklim jauh lebih tidak mudah berubah. World Meteorological Organization (WMO) menyatakan periode waktu untuk mendeskripsikan iklim adalah minimal 30 tahun. Misalnya saat suatu wilayah dinyatakan beriklim tropis, itu adalah sintesa dari data keadaan atmosfer dalam rentang minimal 30 tahun.

Di kebanyakan tempat, cuaca dapat berubah dari menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari, dan musim ke musim. Iklim, bagaimanapun, adalah rata-rata cuaca dari waktu ke waktu dalam jangka panjang.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini