Memahami Abandonment Issues Beserta Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Abandonment merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang artinya ‘pengabaian’. Abandonment issues merupakan kumpulan gejala atau respons emosional dan psikologis terhadap pengalaman pengabaian atau diabaikan.
Pengabaian adalah keadaan ditinggalkan tak berdaya dan tanpa perlindungan. Saat kita merasa ditinggalkan, kita merasa tidak diinginkan, tidak penting, dan dibuang. Pengabaian juga sering disertai dengan perasaan dikhianati, bahwa kita telah ditinggalkan oleh seseorang yang seharusnya mendukung kita. Salah satu contoh umum adalah perceraian orang tua selama masa kecil kita. Kepergian salah satu orang tua kita bisa membuat kita merasa dikhianati dan tidak layak untuk dicintai.
Pengabaian adalah pengalaman yang luar biasa menyakitkan. Pengalaman itu dapat membuat kita merasa seolah-olah kita tidak dapat memercayai orang-orang yang paling dekat dengan kita atau bahwa kita tidak layak mendapatkan cinta dan komitmen mereka seperti yang dikutip dari laman resmi The Berkeley Well-Being Institute.
Berikut merdeka.com selengkapnya merangkum tentang abandonment issues beserta ciri-ciri dan cara mengatasinya:
Memahami Apa itu Abandonment Issues
Abandonment issues adalah ketakutan yang mendalam akan disakiti, ditolak, atau ditinggalkan. Ketakutan akan pengabaian adalah bentuk kecemasan yang sering berkembang sebagai respons terhadap pengalaman menyakitkan atau traumatis tertentu seperti pelecehan masa kanak-kanak, pengabaian, atau kehilangan orang yang dicintai.
Pengabaian adalah pengalaman traumatis dan membutuhkan pengembangan berbagai strategi psikologis dan perilaku untuk melindungi diri kita sendiri di masa depan. Strategi-strategi ini dapat membantu saat kita mengatasi segera pengalaman setelah ditinggalkan, tetapi menjadi maladaptif jika bertahan dalam jangka panjang, sehingga malah menjadi "masalah".
Abandonment issues biasanya ditandai dengan kecemasan dan ketakutan kehilangan orang yang dicintai yang mengakibatkan hipersensitivitas terhadap jarak yang dirasakan dalam suatu hubungan.
Ciri-ciri Abandonment Issues
Gejala Masalah Pengabaian
Kita menanggapi ketakutan dan kecemasan kita dengan mencoba memprediksi kapan kita akan ditinggalkan sehingga kita dapat menghindarinya atau setidaknya mempersiapkan diri untuk dampaknya.
Upaya untuk mengelola perasaan ini terwujud dalam berbagai cara-cara yang disebut sebagai gejala abandonment issues. Di bawah ini hanyalah beberapa contoh dari banyak ciri-ciri abandonment issues yang bisa kita amati jika kita menderita gangguan psikologis tersebut.
Dampak Abandonment Issues
Karena abandonment issues terkait erat dengan trauma masa kanak-kanak, penelitian yang dilakukan pada efek jangka panjang dari trauma masa kanak-kanak juga berlaku untuk mereka yang memiliki abandonment issues.
Salah satu studi yang paling banyak direferensikan pada topik ini adalah studi tentang efek jangka panjang dari Adverse Childhood Experiences. Studi ini menemukan bahwa orang yang melaporkan pengalaman masa kecil yang traumatis ini memiliki dampak:
Cara Mengatasi Abandonment Issues
Penyembuhan dari abandonment issues bisa menjadi proses yang panjang dan menantang. Itu memaksa kita untuk menghadapi pengalaman yang tidak nyaman dan seringkali traumatis dan mengharuskan kita untuk secara mendasar membentuk kembali persepsi kita tentang diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita.
Melepaskan segala jenis keyakinan yang dipegang teguh itu sulit, tetapi membiarkan diri kita melepaskan keyakinan yang dipegang teguh yang telah kita gunakan untuk melindungi diri dari bahaya bisa terasa hampir mustahil.
Untungnya, meski terasa mustahil, kita bisa pulih dari pengalaman ditinggalkan. Mari kita bahas beberapa strategi yang direkomendasikan oleh profesional kesehatan mental dan pakar lainnya.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya