Masih Ada Warga Buang Air Besar Sembarangan, Bappeda Karawang Lakukan Strategi Ini

Senin, 20 September 2021 16:11 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Masih Ada Warga Buang Air Besar Sembarangan, Bappeda Karawang Lakukan Strategi Ini Ilustrasi jamban. ©2021 Youtube Kudu Mancing/Merdeka.com

Merdeka.com - Kebiasaan warga yang masih sering buang air besar sembarangan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.Sebagai wilayah penyangga ibu kota, di wilayah Kabupaten Karawang masih sering dijumpai toilet-toilet jamban yang berjajar di saluran irigasi kawasan perkampungan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah terus menggenjot sejumlah strategi guna mengejar target akses sanitasi dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) pada tahun 2025.

"Kami terus berupaya untuk mengatasi permasalahan itu, sehingga Karawang terbebas dari BABS atau Open Defecation Free (ODF)," ungkap Kepala Bidang Prasarana dan Tata Ruang Bappeda Karawang, Dalli Kusnadi di Karawang, Sabtu, Dalli, Sabtu (18/9) seperti dilansir dari Antara.

2 dari 3 halaman

Menyediakan Akses Sanitasi yang Layak

ilustrasi jamban
Ilustrasi

©2021 Youtube Kudu Mancing/Merdeka.com

Bappeda Karawang saat ini terus menggiatkan pemberian akses sanitasi yang layak kepada masyarakat untuk menghilangkan kebiasaan buang air besar sembarangan ini.

Menurut Dalli, salah satu pendekatan yang saat ini dilakukan oleh pemerintah adalah melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Kami juga menyediakan akses sanitasi yang layak, sehingga Kabupaten Karawang terbebas dari BABS atau Open Defecation Free (ODF)," ungkap Dalli.

3 dari 3 halaman

Menyosialisasikan Program ke Masyarakat

Senada dengan Dalli, Kepala Seksi Lingkungan Kesehatan Dinkes Karawang, Dwi Teguh Wibowo mengatakan jika pihaknya terus menyosialisasikan perilaku pola hidup bersih dan sehat.

Dwi berharap, dengan digencarkannya sosialisasi tersebut masyarakat di Kabupaten Karawang bisa menghentikan buang air bersih sembarangan.

"Saat ini kami masih menyisakan PR sekira 20 persen menuju ODF. Kami optimis pada 2025 mendatang Kabupaten Karawang sudah ODF," katanya.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini