Lintasan Formula E Ternyata Bisa Dibongkar Pasang

Selasa, 25 Februari 2020 15:00 Reporter : Denny Marhendri
Lintasan Formula E Ternyata Bisa Dibongkar Pasang Aspal Formula E. Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Ajang balap mobil listrik Formula E sebelumnya memang tidak boleh dilaksanakan di area Monas. Namun, pada awal Februari kemarin Komisi Pengarah Dewan Pengarah Kawasan Medan Merdeka akhirnya memperbolehkan Pemprov DKI Jakarta menggelar Formula E pada tanggal 6 Juni 2020 bertempat di Lapangan Sisi Timur, Monas, Jakarta Pusat. Anggaran yang digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggelar balap mobil ini mencapai Rp 1,6 triliun.

Berbagai persiapan harus segera dilakukan mengingat balapan ini akan diadakan pada pertengahan tahun 2020 ini. Persiapan yang dilakukan saat ini adalah uji coba lintasan yang akan dilewati mobil balap Formula E nantinya. Persiapan itu sudah dilakukan di area bagian tenggara Silang Monas.

1 dari 3 halaman

Dilapisi Aspal

aspal formula e

Liputan6.com/Herman Zakharia

Pada Sabtu (22/2) kemarin, pihak penyelenggara sudah melakukan persiapan dengan melakukan pelapisan aspal seluas 60 meter2 di atas cobblestone di bagian tenggara Silang Monas. Cobblestone atau blok batu yang menjadi salah satu bagian dari Monas itu sudah dipasang sejak tahun 1995. Di beberapa negara tuan rumah Formula E lainnya, pelapisan cobblestone ini juga dilakukan.

Namun agenda ini hanya uji coba yang bertujuan untuk memastikan material bisa lebih mudah dikelupas setelah 4x24 jam. Pengelupasan itu sendiri akan dilakukan pada Rabu (26/02) besok. Semua proses ini selalu diawasi oleh para ahli.

2 dari 3 halaman

Metode Pengaspalan

aspal formula e

twitter.com/jakarta_eprix

Secara teknis, uji coba pelapisan cobblestone itu sendiri berlangsung selama 125 menit yang dilakukan pada dini hari. Metode itu dilakukan dengan singkat dan cepat agar proses pengelupasan juga cepat dilakukan untuk mengembalikan cobblestone agar kembali seperti semula.

Proses itu juga dilakukan dengan dua metode. Pertama dengan metode Sandsheet, metode yang biasanya dipakai untuk melapisi permukaan konstruksi jalan kendaraan atau bahkan lintasan terbang di bandara. Ke dua dengan metode Geotextile, metode yang digunakan untuk menjadi lapisan dasar agar tanah menjadi stabil.

3 dari 3 halaman

Lintasan Formula E

aspal formula e

instagram/jakarta_eprix

Nantinya, para pembalap Formula E akan melalui lintasan yang berputar di sekitar area Monas. Pembalap akan masuk dari silang barat daya Monas yang berdekatan dengan Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Para pembalap akan berputar di pelataran barat Monas, kemudian berbelok ke arah selatan pelataran Monas, hingga ke kawasan timur dan tenggara yang berakhir di titik awal depan gedung Balai Kota.

Secara spesifik lintasan Formula E itu memiliki panjang 2,58 kilometer dengan lebar 9,5-12 meter dan memiliki 8 tikungan ke kanan dan 4 tikungan ke kiri. Para pembalap akan melintasi lintasan itu dengan searah jarum jam.

[dem]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini