Lewati Jalan Setapak Berlumpur, Akad Nikah Warga Kampung Cianjur Ini Penuh Perjuangan

Jumat, 26 November 2021 05:52 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Lewati Jalan Setapak Berlumpur, Akad Nikah Warga Kampung Cianjur Ini Penuh Perjuangan Perjuangan pengantin pria di Cianjur lewati medan terjal. ©2021 YouTube Garut Turunan Kidul/Merdeka.com

Merdeka.com - Pernikahan merupakan momen sakral. Banyak perjuangan yang harus dilalui sebelum meraih kebahagiaan bersama. Tak jarang jalanan berlumpur harus dilintasi mempelai untuk menuju lokasi pernikahan. Seperti yang dialami rombongan pengantin pria di Kampung Cigununghalu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Campaka Cianjur, Jawa Barat.

Kisahnya diabadikan di kanal YouTube Garut Turunan Kidul pada Sabtu (20/11) lalu begitu menyentuh. Kerasnya perjuangan rombongan pengantin pria itu berhasil melalui jalan setapak licin dan terjal.

Kendati harus beristirahat ketika salah satu anggota keluarga merasa kelelahan, mereka tetap terlihat bahagia. Walau begitu, mereka tetap tak berjuang demi menemui pengantin wanita yang telah siap menanti di rumah. Momen pernikahan itu amat menarik untuk diulas, mengingat perjalanan berat menuju momen bahagia itu telah berbuah manis.

2 dari 4 halaman

Sempat Jatuh

perjuangan pengantin pria di cianjur lewati medan terjal
©2021 YouTube Garut Turunan Kidul/Merdeka.com

Terlihat di bagian depan, rombongan sang pengantin pria sabar memapah sang ibunda melewati kawasan yang curam dan sempit. Rombongan tersebut cukup merasakan kesulitan karena harus berjalan di jalanan yang berlumpur.

Namun tetap saja, beberapa anggota rombongan terpeleset hingga beberapa barang seserahan jatuh. Kendati begitu, mereka saling menguatkan dan saling menjaga.

"Iya ini perjalanannya luar biasa ya," kata salah satu rombongan, sembari tersenyum.

3 dari 4 halaman

Berjalan Kaki Selama Tiga Jam dan Lintasi Hutan

perjuangan pengantin pria di cianjur lewati medan terjal
©2021 YouTube Garut Turunan Kidul/Merdeka.com

Menurut pria berkupluk hitam yang menenteng seserahan itu, perjalanan yang dilalui rombongan sudah sekitar tiga jam. Mereka terlihat mencopot alas kaki, agar mudah melalui medan yang licin dan berlumpur.

Walau merasa kelelahan, momen tersebut cukup mereka nikmati. Ia mengungkapkan bahwa keadaan yang dilalui sekarang akan menjadi kenangan yang berharga.

"Iya ini sandalnya dicopot ya, cukup melelahkan juga setelah tiga jam berjalan, Tapi tidak apa-apa karena ini akan dikenang ke depannya," terangnya.

4 dari 4 halaman

Suasana Khitmad di Lokasi Pernikahan

perjuangan pengantin pria di cianjur lewati medan terjal
©2021 YouTube Garut Turunan Kidul/Merdeka.com

Setelah menempuh perjalanan panjang penuh perjuangan, rombongan akhirnya sampai di lokasi resepsi dan langsung dijemput oleh keluarga pengantin wanita.

Suasana langsung berubah jadi haru dan bahagia. Beberapa prosesi adat Sunda dilakukan. Seperti pengguntingan pita dan pengalungan bunga di leher pengantin pria yang diiringi salawat.

"Bener-bener luar biasa ini, semoga sakinah, mawadah dan warahmah. Amin," kata pria tadi.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini