Kesalahan saat Bersepeda yang Biasa Dilakukan, Bisa Turunkan Performa

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:15 Reporter : Andre Kurniawan
Kesalahan saat Bersepeda yang Biasa Dilakukan, Bisa Turunkan Performa Ilustrasi bersepeda. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/connel

Merdeka.com - Bersepeda adalah salah satu olahraga menyenangkan yang bisa kita lakukan dengan mudah. Kita bisa berjalan-jalan menikmati pemandangan sambil melatih tubuh. Ya, bersepeda bukan sekadar olahraga biasa, tapi juga bisa menjadi rekreasi.

Di masa pandemi pun, aktivitas bersepeda masyarakat justru semakin meningkat. Bersepeda memang menjadi pilihan olahraga favorit ketika pandemi karena praktis dan mudah dilakukan. Anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua mulai turun ke jalan mengayuh sepeda mereka.

Namun, bersepeda sendiri bukan sekadar hobi. Karena kita juga bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari aktivitas bersepeda. Dengan bersepeda secara rutin, Anda dapat terhindar dari banyak masalah kesehatan, seperti stres, diabetes, hingga masalah jantung.

Tapi Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ketika hendak bersepeda. Karena ada beberapa kesalahan saat bersepeda yang sering dilakukan oleh sebagian orang. Dilansir dari realbuzz.com, berikut kami sampaikan daftar kesalahan saat bersepeda yang biasa dilakukan.

2 dari 4 halaman

Sadel yang Tinggi

Kesalahan saat bersepeda yang pertama adalah sadel yang terlalu tinggi. Sadel yang tinggi adalah salah satu alasan utama Anda mungkin tidak efisien ketika bersepeda, karena sadel yang ditempatkan terlalu tinggi atau terlalu rendah membuat tenaga dari kaki tidak disalurkan dengan benar.

Bersepeda tanpa Energi

Kesalahan saat bersepeda yang kedua yaitu tidak makan sebelum bersepeda. Bagi pelari, frasa 'hitting the wall' yang umum digunakan mengacu pada titik ketika tubuh kehabisan energi dan berhenti. Tapi bagi pengendara sepeda umumnya menyebut kejadian ini sebagai 'bonk' dan itu adalah sesuatu yang akan terjadi pada sebagian besar pengendara sepeda di beberapa titik, bahkan bagi para profesional.

Saat hendak bersepeda, ada baiknya Anda mengambil sedikit makan lebih dari yang biasanya Anda makan, terutama jika Anda sudah merencanakan untuk bersepeda ke daerah yang lebih jauh. Jangan lupa juga membawa air minum ketika bersepeda.

Rem saat Berbelok

Kesalahan saat bersepeda yang ketiga yakni ketika mengerem saat berbelok. Ini adalah kesalahan bersepeda yang sangat umum, terutama di kalangan pengendara sepeda baru. Teknik paling aman dan efisien adalah mengerem sebelum menikung, bukan mengerem saat Anda berada di tikungan, karena jika melakukan ini dengan kondisi sepeda membelok, dapat mengakibatkan sepeda terkunci dan Anda kehilangan kendali kemudian menabrak atau jatuh.

Untuk mengerem dengan aman, Anda harus melakukannya saat mendekati tikungan, pastikan Anda mengerem dengan lembut, tetapi cukup untuk memperlambat Anda ke titik di mana Anda dapat melewati tikungan dengan aman. Dan lakukan rem lebih awal dalam kondisi basah karena jarak berhenti akan lebih besar, terutama bagi Anda yang menggunakan caliper dibandingkan dengan rem cakram.

3 dari 4 halaman

Rem Mendadak

ilustrasi bersepeda©Pixabay/Free-Photos

Kesalahan saat bersepeda yang keempat adalah pengereman mendadak. Pengereman harus dilakukan secara terkontrol agar distribusi bobot Anda pada sepeda tetap stabil. Bahaya pengereman mendadak adalah kehilangan kendali dan stabilitas serta dalam beberapa kasus dapat mengakibatkan Anda melayang di atas setang.

Untuk memastikan pengereman yang aman, Anda harus melihat jauh ke depan, mengantisipasi dan mengerem menggunakan depan dan belakang secara bersamaan, dengan sedikit lebih menekankan pada rem depan.

Bersepeda Terlalu Jauh, Terlalu Keras, Terlalu Cepat

Kesalahan saat bersepeda yang kelima yaitu bersepeda terlalu jauh atau terlalu cepat. Ketahui kemampuan Anda. Tidak ada yang salah dengan membidik jarak yang jauh, tetapi kunci untuk mencapai ambisi Anda adalah mencapainya secara bertahap.

Bersepeda adalah olahraga yang sulit tetapi sangat bermanfaat. Jangan menjatuhkan kepercayaan diri dan kesehatan Anda dengan bersepeda terlalu banyak dan terlalu cepat, karena latihan yang konsisten adalah yang terbaik.

Perawatan Sepeda yang Buruk

Sekali lagi, ini adalah info dasar tetapi penting baik dari sudut pandang kenyamanan maupun dari perspektif keselamatan. Biasakan memeriksa sepeda secara rutin dan menjaganya agar tetap terawat, terutama jika tidak ingin harus diselamatkan dari pinggir jalan.

Berikan perhatian khusus pada rem, roda gigi, setang dan ban serta bersihkan dan lumasi rantai secara teratur.

4 dari 4 halaman

Pakaian yang Tidak Cocok

ilustrasi bersepeda©Pixabay/StockSnap

Ini adalah elemen lain dari bersepeda yang perlu Anda rencanakan, karena jika tidak, Anda bisa merasa sengsara dalam perjalanan. Pastikan Anda memeriksa ramalan cuaca untuk seluruh durasi perjalanan Anda. Pikirkan tentang lamanya perjalanan yang akan Anda lakukan dan lihat apakah kondisi cuaca kemungkinan akan berubah.

Rantai Berdecit

Rantai yang berdecit tentu akan Anda merasa tidak nyaman. Namun, beberapa orang justru tidak mempedulikannya. Suara berdecit pada rantai ini adalah gesekan yang membuat komponen sepeda aus. Jadi, oleskan sedikit oli ringan atau pelumas rantai, bersihkan, dan Anda siap mengayuh. Tidak ada lagi derit dan rantai pun akan bertahan lebih lama dan lebih terawat.

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini