Kaya Raya, Miliader Ini Malah Dapat Subsidi Rp19 Miliar Karena Terdampak Corona

Minggu, 10 Mei 2020 07:32 Reporter : Andriana Faliha
Kaya Raya, Miliader Ini Malah Dapat Subsidi Rp19 Miliar Karena Terdampak Corona Mata uang dolar Amerika Serikat. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pandemi virus corona yang menghantam dunia berimbas ke berbagai sektor usaha. Tak sedikit pengusaha yang mengalami penurunan penghasilan akibat wabah ini. Salah satunya miliarder asal Amerika Serikat (AS) pemilik pondok wisata di New Zealand, Julian Robertson.

Terkait hal itu, dirinya mendapatkan subsidi upah senilai USD1,3 juta atau sekitar Rp19,43 miliar dari pemerintah New Zealand. Subsidi tersebut akan digunakan untuk membayar gaji karyawan yang tersebar di empat bisnis pondok golf yang dia jalankan.

1 dari 4 halaman

Subsidi untuk Menjaga Pegawai

Melansir dari Stuff, Sabtu (9/5), juru bicara Robertson menyatakan, industri pariwisata dan perhotelan terdampak sangat keras oleh pandemi Corona sehingga pemerintah negaranya memberi subsidi. Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk menggaji pegawai yang merupakan aset penting bagi perusahaan. 

"Pegawai kita adalah aset yang penting, dan pemerintah New Zealand telah memberi subsidi upah untuk membantu kami menjaga mereka," kata juru bicara Robertson dikutip dari Stuff.

2 dari 4 halaman

Pondok Wisata Milik Julian Robertson

Julian Robertson merupakan pemilik Waiaua Bay Farm, dengan bisnis turunan pondok golf kenamaan New Zealand Kauri Cliffs. Pondok Golf ini juga pernah dikunjungi Mantan Presiden AS, Barack Obama pada tahun 2018 silam.

Selain itu, Robertson juga memiliki pondok golf Cape Kidnappers di Hawke's Bay, Matakauri Lodge di Queenstwon, dan Dry River Wines di Martinborough.

3 dari 4 halaman

Rincian Subsidinya

Rinciannya untuk ke empat bisinis tersebut, Cape Kidnappers menerima subsidi sebesar USD580.538 (Rp8,68 miliar) untuk 85 staf, Matakauri Lodge menerima USD193.999 (Rp2,90 miliar) untuk 39 staf. Cabang usaha Dry River Wines menerima USD49.207 (Rp735,47 juta) untuk 7 staf dan Waiaua Bay Farm menerima USD462.494 (Rp6,91 miliar) untuk 67 staf.

Pada tahun fiskal 2019, Waiaua Bay Farm meraup keuntungan USD11 juta (Rp164,41 miliar) dengan cadangan kas USD14 juta (Rp209,24 miliar).

4 dari 4 halaman

Tuai Kecaman

Namun, rupanya kebijakan pemberian subsidi upah bagi miliarder ini menuai kecaman dari beberapa pihak. Kecaman ini berfokus pada pemerintah yang disebut hanya membantu perusahaan besar.

Meskipun demikian, sebelum masa pandemi ini, Robertson merupakan salah satu pengusaha yang berkontribusi cukup banyak untuk masyarakat. Perusahaannya berperan aktif dalam komunitas dengan membuka beasiswa hingga mendonasikan hartanya ke galeri seni.

[anf]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini