Jenis Agnosia yang Perlu Diketahui, Kondisi yang Membuat Tubuh Sulit Mengenali Objek

Rabu, 16 Maret 2022 16:56 Reporter : Andre Kurniawan
Jenis Agnosia yang Perlu Diketahui, Kondisi yang Membuat Tubuh Sulit Mengenali Objek ilustrasi otak. spokesman-recorder.com

Merdeka.com - Agnosia merupakan kelainan yang sangat langka, yang akan menyebabkan hilangnya kemampuan Anda untuk mengenali objek, wajah, suara, atau tempat. Ini adalah kondisi yang melibatkan satu, atau lebih, indera.

Agnosia biasanya hanya mempengaruhi satu jalur informasi di otak. Jika Anda memiliki kondisi ini, Anda masih bisa berpikir, berbicara, dan berinteraksi dengan orang lain. Penyebab agnosia seringkali karena adanya kerusakan pada area tertentu di otak. Anda mungkin masih memiliki kemampuan berpikir normal di bidang lain karena biasanya hanya mempengaruhi satu jalur informasi.

Ada beberapa jenis agnosia yang berbeda. Agnosia visual, misalnya, yang merupakan ketidakmampuan untuk menyebutkan atau menggambarkan kegunaan suatu objek yang diletakkan di depan Anda hanya dengan melihatnya.

Anda masih bisa meraihnya dan mengambilnya. Anda juga dapat menggunakan indera peraba Anda untuk mengidentifikasi apa itu atau penggunaannya setelah Anda memegangnya.

Dalam artikel berikut, kami akan sampaikan apa penyebab agnosia dan jenis agnosia yang dikutip dari laman Healthline.

2 dari 4 halaman

Penyebab Agnosia

Agnosia terjadi ketika otak mengalami kerusakan di sepanjang jalur tertentu. Jalur ini melibatkan area pemrosesan sensorik. Bagian otak ini menyimpan pengetahuan dan informasi mengenai persepsi dan identifikasi sesuatu.

Agnosia biasanya disebabkan oleh lesi pada lobus parietal, temporal, atau oksipital otak. Lobus ini menyimpan informasi semantik dan bahasa. Stroke, trauma kepala, atau ensefalitis dapat menyebabkan lesi.

Kondisi lain yang dapat merusak otak juga dapat menyebabkan agnosia. Kondisi tersebut antara lain:

  • demensia
  • kanker otak
  • keadaan anoksia (kehilangan suplai oksigen ke otak) termasuk keracunan karbon monoksida

Bagaimana Pengobatan Agnosia?

Tidak ada pengobatan khusus untuk agnosia. Penyebab yang mendasarinya akan diobati jika memungkinkan. Terapi wicara dan okupasi dapat membantu Anda belajar mengimbangi agnosia Anda. Metode ini mungkin juga dapat membantu Anda meningkatkan keterampilan komunikasi, melakukan tugas, memecahkan masalah, dan meningkatkan interaksi Anda dengan orang lain.

3 dari 4 halaman

Jenis-jenis Agnosia

Ada 3 jenis agnosia yang utama, yaitu jenis agnosia visual, auditori, dan taktil.

Agnosia Visual

Agnosia visual terjadi ketika ada kerusakan otak di sepanjang jalur yang menghubungkan lobus oksipital otak dengan lobus parietal atau temporal. Lobus oksipital mengumpulkan informasi visual yang masuk. Lobus parietal dan temporal memungkinkan Anda untuk memahami arti dari informasi ini.

Agnosia visual aperseptif
Jenis agnosia visual aperseptif menyebabkan seseorang kesulitan dalam memahami bentuk dari suatu objek yang dilihat. Kondisi ini dapat menyebabkan Anda mengalami kesulitan dalam melihat perbedaan dari satu objek ke objek lain pada pemeriksaan visual.
Anda masih dapat menggunakan penglihatan untuk menavigasi lingkungan Anda dan mengambil objek tanpa kesulitan, dan pengetahuan tentang objek yang digunakan tetap utuh. Agnosia visual aperseptif biasanya disebabkan oleh lesi pada korteks oksipito-parietal.

Agnosia visual asosiatif
Agnosia visual asosiatif adalah ketidakmampuan untuk mengingat informasi yang terkait dengan suatu objek. Kondisi ini termasuk nama objek dan pengetahuan tentang penggunaannya. Bentuk agnosia ini tidak menghalangi Anda untuk dapat menggambar suatu objek.
Meskipun Anda tidak dapat memberi nama objek pada inspeksi visual, Anda dapat mengenali dan menggunakan objek yang ditunjukkan kepada Anda disertai dengan isyarat verbal atau taktil. Agnosia visual asosiatif biasanya disebabkan oleh lesi pada korteks oksipito-temporal bilateral.

Prosopagnosia (buta wajah)
Jenis agnosia prosopagnosia adalah ketidakmampuan untuk mengenali wajah yang sudah dikenal. Ini disebabkan oleh masalah dengan area wajah fusiform (FFA), wilayah tertentu di otak yang mengenali wajah.
Kesulitan dengan pengenalan wajah juga bisa terjadi pada penyakit Alzheimer. Itu terjadi karena kerusakan otak yang merusak wilayah ini.

Achromatopsia (buta warna)
Achromatopsia, yang diperoleh buta warna dengan ketidakmampuan untuk mengidentifikasi warna yang Anda lihat. Ini biasanya disebabkan oleh lesi di daerah oksipito-temporal kiri.

Alexia agnosic (aleksia murni)
Alexia murni adalah ketidakmampuan untuk mengenali kata-kata secara visual. Anda akan kesulitan membaca ketika menderita Alexia murni. Namun, Anda biasanya masih bisa berbicara dan menulis tanpa kesulitan.

Akinetopsia (buta gerak)
Akinetopsia adalah ketidakmampuan untuk merasakan gerakan objek yang divisualisasikan. Kondisi langka ini dapat menyebabkan Anda melihat objek bergerak sebagai rangkaian gambar diam, seperti objek yang bergerak di bawah lampu sorot. Jika kondisinya parah, Anda mungkin tidak dapat melihat gerakan sama sekali.

4 dari 4 halaman

Agnosia Verbal Auditori

Jenis agnosia verbal auditori, juga dikenal sebagai tuli kata murni. Ini adalah ketidakmampuan untuk mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan, meskipun pendengarannya utuh. Ini biasanya terkait dengan lesi di daerah temporal kanan. Anda masih bisa membaca, menulis, dan berbicara meski mengalami tuli kata murni.

Phonagnosia
Phonagnosia adalah ketidakmampuan untuk mengenali dan mengidentifikasi suara-suara yang familiar. Kondisi ini berkembang ketika otak mengalami kerusakan pada bagian tertentu dari wilayah asosiasi suara. Biasanya ada hubungan dengan lesi di bagian kanan otak.
Anda masih bisa memahami kata-kata yang diucapkan oleh orang lain jika Anda memiliki kondisi ini. Anda mungkin juga masih dapat mengenali suara lingkungan atau suara yang dibuat oleh suatu objek.

Agnosia Taktil

Jenis agnosia taktil adalah ketidakmampuan untuk mengenali objek dengan sentuhan. Anda mungkin dapat merasakan berat benda tersebut, namun tidak dapat memahami arti atau kegunaan benda tersebut. Lesi di lobus parietal otak biasanya merupakan penyebab agnosia taktil.

Anda masih dapat memberi nama objek dengan melihat. Anda juga dapat menggambar objek, serta meraihnya.

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini