Fakta Baru Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Korban Hilang Masih Dicari

Minggu, 26 Juni 2022 11:57 Reporter : Rizka Nur Laily M
Fakta Baru Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Korban Hilang Masih Dicari Bus pariwisata masuk jurang di Tasikmalaya. ©2022 Merdeka.com/Instagram @tasiknews

Merdeka.com - Rombongan bus pariwisata PO City Trans Utama yang membawa rombongan SDN Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengalami kecelakaan hingga masuk jurang di wilayah Tasikmalaya pada Sabtu (25/6) dini hari.

Bus pariwisata yang berencana menuju Kabupaten Pangandaran itu melaju tak terkendali hingga akhirnya masuk jurang di Kampung Cirendeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya dengan kedalaman sekitar 10 meter. Posisi badan bus pun terbalik.

Bus pariwisata dengan nomor polisi B 7701 TGA yang jatuh ke jurang itu dalam posisi terbalik.

2 dari 3 halaman

Pencarian Korban Hilang

Rombongan dalam bus pariwisata yang masuk jurang di Tasikmalaya itu sebanyak 62 orang. Sebanyak 58 orang dinyatakan selamat, tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, dan satu orang lainnya masih hilang. Korban hilang diketahui bernama  Siti Munawaroh (30). 

Menindaklanjuti laporan terkait korban hilang, tim SAR gabungan menyisir lokasi kecelakaan bus pariwisata yang masuk jurang di Kabupaten Tasikmalaya itu. 

"Hari ini tim SAR gabungan akan melakukan pencarian korban dengan penyisiran lokasi di sekitar lokasi kejadian," ungkap Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Supriono melalui siaran pers, Minggu (26/6).

3 dari 3 halaman

Keluarga Korban

Sebelumnya, pada Sabtu malam, Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung menerima laporan dari keluarga korban hilang. 

"Informasi dari keluarga korban pada Sabtu (25/6) pukul 21.30 WIB bahwa terdapat satu korban penumpang bus yang belum diketahui keberadaannya dan hingga kini belum ditemukan," tutur Supriono, dikutip dari Antara.

Sementara itu, tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian korban hilang terdiri dari Basarnas, Pos SAR Tasikmalaya, Koramil 1205/Rajapolah, Polres Tasikmalaya Kota, BPBD Kota/Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Sumedang, petugas kesehatan, aparatur pemerintah desa setempat, dan masyarakat umum.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini