Efek COVID-19, Klub-klub Sepak Bola Eropa Mulai Pangkas Gaji Pemainnya

Rabu, 1 April 2020 11:05 Reporter : Andre Kurniawan
Efek COVID-19, Klub-klub Sepak Bola Eropa Mulai Pangkas Gaji Pemainnya Ilustrasi Bakteri. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Pandemi COVID-19 yang masih meluas, mengakibatkan banyak sektor terkena dampak negatifnya. Dari segi ekonomi, banyak perusahaan yang harus merelakan keuntungannya merosot drastis. Bahkan, di beberapa perusahaan, terpaksa melakukan PHK karena tidak sanggup membayar upah karyawannya. Banyak negara juga melakukan lockdown, sehingga mengurangi pendapatan negara dari segi perdagangan atau pun pariwisata.

Sektor olahraga, khususnya sepak bola, juga tidak luput dari dampak penyebaran virus corona. Banyak liga-liga di Eropa terhenti karena kondisi pandemi yang tidak terkontrol. Awalnya para petinggi di beberapa liga menyerukan untuk tetap menjalankan pertandingan tanpa penonton. Namun, pada akhirnya, satu per satu liga dihentikan akibat wabah yang ternyata meluas di luar perkiraan.

Saat ini, aktivitas sepak bola di Eropa banyak yang terhenti sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Namun, tentu penundaan liga dengan jangka waktu yang lama ini akan memberikan efek kepada liga, klub, pemain, dan staf yang bekerja di dalamnya.

Dengan jeda kompetisi ini, banyak klub-klub yang akhirnya kehilangan pendapatannya. Di sisi lain, klub juga harus membayar gaji para pemain dan jajaran stafnya. Dengan kondisi seperti ini, beberapa klub di sejumlah Liga di Eropa memutuskan untuk mengambil langkah dengan menerapkan pemotongan upah terhadap pemain dan stafnya untuk membantu finansial klub.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa klub sepak bola di Eropa yang memutuskan untuk menerapkan kebijakan pemotongan gaji.

Baca Selanjutnya: Juventus...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini