Diduga Korsleting, Ini Kronologi Kebakaran di Lapas Tangerang yang Tewaskan 41 Napi

Rabu, 8 September 2021 12:15 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Diduga Korsleting, Ini Kronologi Kebakaran di Lapas Tangerang yang Tewaskan 41 Napi Ilustrasi Kebakaran. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Peristiwa kebakaran besar terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu dini hari. Kejadian tersebut diketahui berdampak pada 73 warga binaan di lapas yang terletak di Jalan Veteran, Babakan, Kota Tangerang itu.

Berdasarkan laporan terakhir yang diterima Merdeka, dari 73 korban sebanyak 41 warga binaan tercatat meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Melansir Merdeka.com Peristiwa (8/9), usai kejadian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran langsung mendatangi lokasi Lapas yang terbakar dengan didampingi Kapolres Metro Tangerang, Kombes Deonijiu De Fatima. Berikut kronologi kejadiannya.

2 dari 5 halaman

Diduga Dipicu Korsleting Listrik Pukul 01.45 WIB Rabu Dini Hari

ilustrasi garis polisi
©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Melansir dari ANTARA, sampai berita ini ditulis, petugas Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden kebakaran di Lapas kelas 1 Tangerang Banten yang menewaskan 41 warga binaan di sana.

Berdasarkan kronologi sementara, api diduga berasal dari korsleting arus pendek listrik di blok C Lapas Pukul 01.45 WIB Rabu Dini Hari, hingga menjalar ke hampir seluruh bangunan.

Terkait proses penanganan korban, warga binaan yang meninggal dan mengalami luka sudah ditangani oleh petugas berwenang dengan penjagaan super ketat. Untuk korban luka ringan sudah dirawat oleh tim medis lapas Tangerang, sedangkan korban luka berat dibawa ke RSUD Tangerang.

3 dari 5 halaman

Seluruh Armada Pemadam di Kota Tangerang Dikerahkan

Adapun untuk memadamkan kebakaran tersebut, sedikitnya dikerahkan satu regu dengan dua puluh personel petugas pemadam kebakaran.

Mengingat api yang masih membesar, untuk membantu pemadaman seluruh armada kendaraan pemadam sewilayah Kota Tangerang juga ikut diterjunkan sekitar pukul 02.30 WIB.

Dari puluhan armada tersebut, akhirnya para petugas Dirjen Pas dan juga kepolisian berhasil mengendalikan api usai dua jam berjuang.

Selanjutnya para petugas berwenang langsung mengevakuasi korban di area lapas yang terbakar untuk mendapatkan pertolongan medis termasuk yang meninggal dunia.

4 dari 5 halaman

Kondisi Lapas Sudah Terkendali

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman saat dihubungi di Jakarta, Rabu pagi belum bisa memberikan komentar banyak dan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

Namun untuk saat ini, warga binaan yang selamat di blok tersebut sudah dipindahkan sementara dan Lapas masih belum bisa beroperasi sampai penyelidikan peristiwa kebakaran selesai.

"Terkait detail peristiwa kapan waktu kejadian, penyebab, dampak kerusakan dan kerugian, korban jiwa dan lainnya akan disampaikan nanti," ujarnya.

5 dari 5 halaman

Pemkot Tangerang Siap Bantu Penanganan Medis

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief F Wismansyah saat meninjau lokasi Rabu pagi mengatakan jika Pemkot siap membantu penanganan medis bagi narapidana yang terdampak luka bakar.

Bahkan pihaknya sudah menyiagakan sejumlah kendaraan pemadam, sebagai antisipasi jika dibutuhkan saat masa pendinginan.

Untuk penanganan lebih lanjut, Arief bersama anggotanya akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait upaya lanjutan dalam menangani peristiwa kebakaran hebat itu.

"Kami dari Pemkot siap membantu dalam menangani insiden ini, baik yang saat ini sedang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, maupun di klinik lapas. Kita juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak sebagai upaya lanjutan," ujar Arief di lokasi.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini