Diduga karena Pelapukan Batuan, Ini 6 Fakta Bencana Longsor di Cimanggung Sumedang

Senin, 11 Januari 2021 23:00 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Diduga karena Pelapukan Batuan, Ini 6 Fakta Bencana Longsor di Cimanggung Sumedang Longsor Cimanggung Sumedang. ©2021 Longsor Cimanggung Sumedang/editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Bencana longsor besar terjadi di kawasan permukiman Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (9/1). Bencana tersebut terjadi sebanyak dua kali di hari yang sama.

Longsor pertama terjadi pada pukul 16.00 WIB yang kemudian disusul longsor susulan pada pukul 19.30 WIB. Bencana tersebut diduga terjadi akibat tingginya curah hujan di Kabupaten Sumedang serta kondisi tanah yang tidak stabil.

Bencana Longsor yang terjadi secara tiba-tiba tersebut membuat warga panik. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, saat ini telah ditemukan 13 orang dengan kondisi meninggal dunia, sementara 25 lainnya selamat. Disinyalir hingga kini masih banyak korban yang masih tertimbun.

Berikut 6 fakta terkait bencana longsor yang terjadi di Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1) lalu.

Baca Selanjutnya: Ada Korban dari TNI dan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini