Contoh Sinonim beserta Penjelasan Definisi dan Fungsinya
Sinonim adalah ungkapan baik berupa kata, frasa, atau kalimat yang kurang lebih sama maknanya dengan ungkapan yang lain.
Sinonim adalah bentuk kekayaan bahasa kita yang begitu berwarna.
Contoh Sinonim beserta Penjelasan Definisi dan Fungsinya
Dalam kekayaan bahasa dan kata kita, tak jarang ditemukan istilah-istilah yang sebenarnya memiliki makna yang serupa satu sama lainnya. Istilah yang memiliki kesamaan makna ini disebut juga sebagai sinonim.
Sinonim adalah ungkapan baik berupa kata, frasa, atau kalimat yang kurang lebih sama maknanya dengan ungkapan yang lain. Dengan adanya kata sinonim ini, kita bisa menyampaikan pesan dengan lebih berwarna.
Berikut ini kami akan jelaskan apa itu sinonim, fungsin, dan apa saja contoh katanya.
Apa itu Sinonim?
Dalam bahasa Indonesia, sering kita temui adanya hubungan kemaknaan atau relasi semantik antara sebuah kata. Hubungan atau relasi kemaknaan ini adalah kesamaan makna atau sinonim.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sinonim adalah hubungan antara bentuk bahasa yang mirip atau sama maknanya.
Menurut Verhaar dalam Chaer (2009) sinonim secara semantik adalah ungkapan bisa berupa kata, frase, atau kalimat yang maknanya kurang lebih sama dengan makna ungkapan lainnya. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwasannya sinonim adalah persamaan kata.
Sedangkan menurut Parera (2004) sinonim adalah dua ujaran, apakah ujaran dalam bentuk morfem terikat, kata, frase atau kalimat yang menunjukkan kesamaan makna.
Fungsi Sinonim
Sinonim dalam bahasa memiliki beberapa fungsi, antara lain:
• Menambah variasi pada kalimat. Dengan adanya sinonim yang digunakan, bisa membuat kalimat jadi lebih variatif dan tidak membosankan. Kata sinonim dapat mengonkretkan pemakaian bahasa seseorang.
• Memperkaya kosakata. Sinonim dapat membantu seseorang untuk memperluas khasanah kata-katanya. Dengan mengetahui sinonim, seseorang dapat memilih kata yang tepat sesuai dengan konteks dan tujuannya.
• Menyesuaikan gaya bahasa. Sinonim dapat digunakan untuk menyesuaikan gaya bahasa dengan situasi, kondisi, dan audiens yang berbeda. Misalnya, dalam situasi formal, seseorang dapat menggunakan kata “menghormati” sebagai sinonim dari kata “menghargai”. Dalam situasi informal, seseorang dapat menggunakan kata “ngehormat” atau “ngasih hormat” sebagai sinonim dari kata "menghormati."
Macam-Macam Sinonim
Selain katanya yang beragam, sinonim juga memiliki beberapa jenis.
1. Sinonim MutlakSinonim mutlak pada dasarnya merupakan sinonim yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara menukar posisi tanpa mengubah struktur serta lesikalnya. Terlebih hal tersebut dilakukan pada sebuah frasa hingga kalimat yang ditulis. Adapun contoh dari pada sinonim mutlak adalah kucing dengan meong serta kosmetik dengan kecantikan. 2. Sinonim Semirip
Sinonim ini merujuk pada beberapa kata serupa. Namun, kata tersebut dapat saling bertukar tempat dalam sebuah penulisan. Walaupun dapat ditukar, namun makna dalam strukturalnya tetap sama. Hal tersebut juga berlaku dalam rangkaian kata, kalimat, hingga frasa yang ditulis. Contohnya yakni lahiriah dengan jasmaniah serta melatis dengan menerobos. 3. Sinonim Selingkung
Adapun macam-macam sinonim lainnya yakni sinonim selingkung. Jenis sinonim yang satu ini merupakan kata serupa dalam sebuah penulisan. Akan tetapi, kata-kata serupa tersebut dapat saling bertukar posisi dalam sebuah cerita yang ditulis. Meski dapat ditukar tempatnya, namun kata sinonim tersebut tidak berubah makna serta lesikalnya.
Lemah dengan lemas merupakan bagian dari contoh sinonim selingkung. Selain itu, ada juga kata telaten dengan teliti.
Perbedaan Sinonim dan Antonim
• Sinonim merupakan kata-kata yang memiliki makna yang sama atau mirip dengan kata yang lain. Contohnya laris dan laku, lahiriah dan jasmaniah. Sinonim dapat digunakan untuk menghindari pengulangan kata, memperkaya kosakata, dan menyesuaikan gaya bahasa.
• Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang berlawanan atau berkebalikan dengan kata lain. Contohnya, mati dan hidup, panas dan dingin, besar dan kecil. Antonim dapat digunakan untuk menunjukkan perbedaan, kontras, atau pertentangan antara dua hal.
Contoh Kata Sinonim yang Penting Diketahui
Berikut ini adalah beberapa contoh kata sinonim yang biasa digunakan sehari-hari dan penting untuk diketahui:
1. Agunan = Jaminan
2. Ahli = Pakar
3. Akselerasi = Percepatan
4. Akurat = Seksama
5. Almanak = Penanggalan
6. Ambiguitas = Bermakna ganda
7. Bhineka = Berbeda-beda
8. Bicu = Dongkrak
9. Biologi = Hayati
10. Bisa = Dapat
11. Boga = Makanan kenikmatan
12. Centeng = Body guard
13. Citra = Gambaran
14. Dampak = Akibat
15. Darma = Pengabdian
16. Daur = Siklus
17. Deduksi = Konklusi
18. Defleksi = Penyimpangan
19. Dehidrasi = Kehilangan cairan tubuh
20. Dekade = Dasa warsa
21. Eksklusif = Tertentu
22. Ekspansi = Perluasan
23. Eksploitasi = Pendayagunaan
24. Ekspresi = Aktualisasi diri
25. Ekstensi = Perluasan
26. Frustasi = Putus Harapan
27. Fundamental = Mendasar
28. Fungi = Jamur
29. Fusi = Gabugan
30. Futuristis = Menuju masa depan
31. Galat = Keliru
32. Gemar = Getol
33. Generik = Umum
34. Genjah = Cepat berbuah
35. Genre = Aliran
36. Harmonis = Serasi
37. Harta benda = Mal
38. Hayati = Hidup
39. Hedonisme = Hura-hura
40. Hegemoni = Intervensi
41. Injeksi = Suntik
42. Inovasi = Penemuan
43. Insentif = Bonus
44. Insinuasi = Sindiran
45. Insomnia = Tidak bisa tidur
46. Jajak = Telaah
47. Jargon = Slogan
48. Jeda = Jarak
49. Jemawa = Angkuh
50. Kaldera = Kawah
51. Kampiun = Juara
52. Kudeta = Perebutan kekuasaan
53. Kudus = Suci
54. Kuliner = Masakan
55. Kuno = Antik
56. Landskap = Pertamanan
57. Legal = Sah
58. Liga = Perserikatan
59. Loka = Tempat
60. Manunggal = Bersatu
61. Mayapada = Dunia
62. Mediator = Perantara
63. Militan = Agresif
64. Mitra = Kawan
65. Naratif = Terinci
66. Niscaya = Pasti
67. Norma = kebiasaan
68. Orisinil = Asli
69. Ortodok = Konservatif
70. Otodidak = Belajar sendiri
71. Pingsan = Kelenger
72. Pioner = Perintis
73. Plagiator = Penjiplak
74. Planning = Rencana
75. Poly = Banyak
76. Preman = Partikelir
77. Premi = Iuran pertanggungan
78. Promotor = Penganjur
79. Prosedur = Mekanisme
80. Pencerahan = Kesadaran
81. Perdeo = Gratis
82. Perforasi = Perlubangan
83. Perlop = Cuti
84. Ralat = Pembetulan
85. Rambang = Acak
86. Rancu = Kacau
87. Random = Secara acak
88. Rapel = Pembayaran sekaligus
89. Rapuh = Ringkih
90. Referensi = Surat keterangan
91. Sahih = Benar
92. Sandang = Pakaian
93. Sanksi = Hukuman
94. Talenta = Bakat
95. Tandang = Lawatan
96. Tanggal = Lepas
97. Vandalisme = Destruksi
98. Ventilasi = Jendela
99. Wahana = Sarana
100. Warta = Berita
101. Yakin = Percaya
102. Zaman = Era
103. Zona = Area