Guru Besar di Aceh Sebut CBD Berpotensi Jadi Obat Virus Corona, Ini Penjelasannya

Jumat, 27 Maret 2020 09:47 Reporter : Miftahul Arifin
Guru Besar di Aceh Sebut CBD Berpotensi Jadi Obat Virus Corona, Ini Penjelasannya Daun Ganja. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketika virus corona atau covid 19 merebak di Indonesia, hingga saat ini. Di tengah hiruk pikuk pemberitaan Covid-19 di berbagai media, ada satu sosok guru besar yang mencuri perhatian.

Yaitu Profesor Musri Musman, yang menyatakan tanaman ganja berpotensi menjadi obat untuk menyembuhkan pasien yang terpapar Virus Corona atau COVID-19. Pernyataannya ini diungkapkan lewat videonya bersama Deddy Corbuzier, di kanal Youtube Deddy, Kamis (26/3).

Musri menyebut, Cannabidiol atau disingkat menjadi CBD adalah senyawa kimia yang ada pada tanaman Cannabis sativa atau lebih dikenal dengan daun ganja. CBD merupakan zat di dalam ganja yang ternyata cukup penting perannya dalam dunia kesehatan.

Dalam video tersebut, Musri yang merupakan salah satu guru besar di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aceh, memberikan keterangan kemungkinan CBD bisa digunakan obat terhadap virus corona.

1 dari 5 halaman

Ada yang Pernah Meneliti

deddy corbuzier

2020 Merdeka.com/YouTube Deddy Corbuzier

Dalam video tersebut Deddy menanyakan terkait kegunaan Cannabidiol atau CBD untuk mengatasi masalah yang melanda Indonesia saat ini yaitu Virus Corona atau Covid 19.

"Baik berita Prof, berita Profesor ini lagi heboh di mana mana karena mengatakan bahwa penggunaan ganja tau tepatnya CBD bisa untuk membantu penyakit Covid 19 nih?" tanya Deddy kepada Musri lewat sambungan video call.

"Iya, ini sebenarnya berdasarkan dari hasil kajian-kajian orang, saya tidak melakukan ini karena kita di sini belum mendapat lisensi untuk melakukan itu, hanya saja bahwa kasusus kasus yang melibatkan virus virus itu pernah di coba oleh sejumlah pakar ahli dan menunjukkan hasil positif," jawab Musri.

2 dari 5 halaman

Penelitian Pernah Dilakukan dengan Gejala yang Mirip Covid-19

deddy corbuzier

2020 Merdeka.com/YouTube Deddy Corbuzier


Profesor asal Aceh itu menambahkan bahwasanya para peneliti tersebut meneliti penyakit Asma, Hepatitis dengan menggunakan ganja dalam bentuk carian Cannabidiol atau disingkat menjadi CBD. Pada saat proses penelitian dan ada kemungkinan dengan gejala-gejala yang mirip dengan virus Corona.

"Di mana mereka menggunakan CBD untuk menanggulangi misalnya penyakit paru paru, penyakit asma, penyakit hepatitis kemudian ada tekanan oksidasi, nah kondisi-kondisi itu berdasarkan informasi yang muncul saat ini terhadap corona itu memiliki aspek dan gejala yang hampir mirip," jelas Musri.

3 dari 5 halaman

Ada Kemungkinan CBD Jadi Solusi Covid 19

deddy corbuzier

2020 Merdeka.com/YouTube Deddy Corbuzier


Musri juga menyebutkan dengan penelitian-penelitian yang pernah dilakukan oleh para peneliti dan ahli, ada asumsi bahwa CBD bisa digunakan sebagai obat untuk pasien Covid-19.

"Saya memiliki prediksi bahwa dia berpotensi, memang belum ada yang extream untuk itu, saya mengakui untuk itu, untuk ini lah saya menyampaikan ide, mungkin ini salah satu solusi untuk menangani kasus ini," ucap Musri.

4 dari 5 halaman

Terbentur Regulasi

deddy corbuzier

2020 Merdeka.com/YouTube Deddy Corbuzier


Dalam video bersama Deddy itu juga, Musri mengaku pernah mengajukan proposal penelitian terkait penggunaan CBD sebai obat. Namun sayangnya, upaya tersebut terkendala regulasi.

"Tahun 2015 dahulu saya pernah mengajukan dengan institusi LJN itu proposal ke menteri kesehatan untuk diabetes dengan CBD, dan secara prinsip menteri kesehatan memberi izin untuk itu, namun terkendala dengan masalah pengadaan bahan bakunya," ungkap Musri.

5 dari 5 halaman

Yakin Bisa Digunakan Sebagai Obat

deddy corbuzier

2020 Merdeka.com/YouTube Deddy Corbuzier


Peneliti asal Aceh ini beranggapan bahwasannya CBD bisa digunakan untuk pengobatan terhadap orang yang terpapar oleh virus corona atau Covid 19.

"Dari aspek pemahaman saya bahwa dia memiliki prospek yang mencerahkan untuk menangani kasus Corona ini," ucap Musri dengan penuh keyakinan. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang jelas dan valid untuk mendukung pernyataan Musri. [mif]

Baca juga:
PKS dan IDI Sepakat Kebijakan Soal Corona Bukan Sekadar Imbauan
TPU Kayu Manis Bogor Jadi Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Corona
Terlalu Cepat Dinyatakan ODP Corona, Pasien Sakit Asma di Kaltim Pilih Kabur
Pendopo Lama Gubernur Banten Disiapkan Jadi Tempat Karantina Tenaga Medis
Ini Debitur yang Bisa Dapat Penangguhan Cicilan Kredit Selama 1 Tahun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini