Apresiasi Karya Didi Kempot, Ridwan Kamil Sampaikan Pesan Duka Lewat Instagram

Selasa, 5 Mei 2020 17:27 Reporter : Nurul Diva Kautsar, Vinna Wardhani
Apresiasi Karya Didi Kempot, Ridwan Kamil Sampaikan Pesan Duka Lewat Instagram Didi Kempot. ©Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kepergian penyanyi campur sari Didi Kempot jelas mengejutkan berbagai pihak, Tak terkecuali Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut merasa kehilangan seorang maestro di bidang seni musik khususnya campur sari dan koplo.

Diketahui penyanyi lintas genre yang terkenal lewat lagu Stasiun Balapan tersebut meninggal dunia setelah mengalami henti jantung pada pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah Selasa (5/5/2020).

1 dari 5 halaman

Mengunggah Foto Hitam Putih

ridwan kamil  didi kempot

©2020 Merdeka.com

Dilansir dari Liputan6, Gubernur asal Bandung, Jawa Barat itu menyampaikan rasa dukanya dengan mengunggah foto penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo tersebut di akun Instagram miliknya.

Kang Emil memposting foto Didi Kempot dengan berlatar warna hitam putih dan menampilkan eskpresi khas penyanyi asal Kota Surakarta tersebut.

2 dari 5 halaman

Mengapresiasi Almarhum

Diunggahan tersebut Kang Emil juga menuliskan caption bernada apresiasi atas lahirnya beragam karya musik dari penyanyi kelahiran 53 tahun silam tersebut. Menurut Emil, karya karya legendaris dari Didi akan abadi dan selalu menginspirasi.

‘‘Turut berduka cita yang mendalam, atas kepulangan maestro musik Didi Kempot.
Semoga karya musiknya akan selalu abadi dan menjadi inspirasi kita semua.
Selamat jalan Mas Didi’’. tulis Kang Emil dalam unggahan belasungkawanya.

3 dari 5 halaman

Perjalanan Karier

Sebelum dikenal seperti sekarang ini, Didi Kempot pernah menjalani masa sulit. Tahun 1984 berbekal ukulele dan kendhang, Didi turun ke jalan untuk mengamen. Didi mengamen di kota kelahirannya, Surakarta selama 3 tahun dan sempat berpindah ke ibu kota Jakarta.

Setelah menjadi pengamen di Surakarta, Didi pindah mengamen di Jakarta bersama teman-temannya. Dari sinilah awal mula Kempot menjadi nama belakangnya. Kempot merupakan singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar. 

Sembari mengamen, Didi dan teman-temannya juga melakukan proses rekaman. Dirinya menitipkan kaset-kaset hasil rekaman ke studio musik di Jakarta. Beruntung Musica Studio's tertarik dengan hasil karyanya. Pada tahun 1989, single pertamanya Cidro resmi rilis.

4 dari 5 halaman

Terkenal hingga Luar Negeri

Setelah namanya dikenal di Indonesia, Didi mulai melebarkan sayap ke luar negeri. Ia memulai perjalanan kariernya di luar negeri pada tahun 1993.

Setidaknya Amerika Selatan dan benua Eropa sudah pernah dikunjungi Didi. Pada tahun 1998, Didi kembali ke Indonesia dan memulai puncak karier pertamanya. Lagu-lagu seperti Stasiun Balapan menjadi titik dirinya semakin dikenal. 

Setelah sukses dikenal banyak orang, Didi semakin berprestasi di kancah permusikan Indonesia. Setidaknya dari tahun 2001-2019 Didi berhasil membawa 11 penghargaan bergengsi.

Salah satunya adalah penghargaan Anugerah Musik Indonesia sebagai kategori Solo, Duo/Grup Dangdut Berbahasa Daerah. 

5 dari 5 halaman

Idola Anak Muda

Seolah mengalami puncak karier keduanya, Didi Kempot kini menjadi idola kaum milenial. Lagu-lagu yang dibuatnya selalu sukses mewakili perasaan-perasaan sakit hati dan jatuh cinta.

Tak heran jika Didi menyandang nama Lord Didi karena kepiawaiannya membungkus cinta lewat lagu. Kini Godfather of Broken Heart telah berpulang, meninggalkan deretan karya terbaiknya. 

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini