7 Tanda Tubuh Kekurangan Cairan, Perlu Diketahui

Minggu, 5 Juli 2020 10:00 Reporter : Andre Kurniawan
7 Tanda Tubuh Kekurangan Cairan, Perlu Diketahui Ilustrasi dehidrasi. Shutterstock/Maridav

Merdeka.com - Sebagian tubuh manusia terdiri dari air. Itulah kenapa, kita sangat memerlukan asupan air yang cukup di dalam tubuh. Air yang kita konsumsi tidak hanya untuk menghilangkan haus, tapi juga berperan dalam proses pengaturan suhu tubuh, keseimbangan cairan, dan lain-lain. Bahkan, air merupakan komponen penting yang menyusun sel-sel di seluruh tubuh.

Jika tubuh kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi, maka sistem dalam tubuh tidak akan berfungsi secara normal. Kekurangan cairan juga akan mengakibatkan keseimbangan gula dan garam di dalam tubuh terganggu.

Maka dari itu, penting untuk selalu memperhatikan tubuh agar tetap terhidrasi. Selain rasa haus, Anda juga harus memperhatikan beberapa tanda-tanda ketika tubuh kekurangan cairan.

Untuk mengetahui tanda-tanda tersebut, berikut merdeka.com rangkum beberapa tanda tubuh kekurangan cairan yang berhasil dilansir dari Liputan6 dan dokter sehat.

2 dari 8 halaman

Kulit Kering

ilustrasi kulit kering
©shutterstock.com/klevo

Tanda tubuh kekurangan cairan yang pertama adalah kulit menjadi kering. Kulit yang kering bisa menjadi tanda awal tubuh kekurangan air.

Tanda ini juga dapat mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang lebih parah. Kurangnya asupan air berarti produksi keringat akan berkurang, sehingga menyebabkan tubuh tidak mampu membersihkan sisa kotoran dan akumulasi minyak sepanjang hari.

3 dari 8 halaman

Mulut Kering

kering
©www.redrockdental.org

Tanda tubuh kekurangan cairan yang kedua adalah mulut menjadi kering. Apabila Anda mengalami mulut terasa lengket dan tidak enak, itu menandakan bahwa tubuh sedang butuh cairan. Dalam kondisi ini, disarankan untuk mengonsumsi air putih dibandingkan minuman manis.

Minum air putih lebih baik karena dapat melubrikasi selaput lendir pada mulut dan tenggorokan, yang nantinya akan menjaga kelembapan lewat ludah.

4 dari 8 halaman

Sakit Kepala

ilustrasi sakit kepala
Shutterstock/Hung Chung Chih

Tanda tubuh kekurangan cairan yang ketiga adalah sakit kepala. Sakit kepala merupakan salah satu tanda yang paling mudah untuk dirasakan ketika tubuh kekurangan cairan. Sakit kepala saat kekurangan air bisa muncul disebabkan karena kurangnya cairan di otak dan menyusutnya jumlah plasma darah.

Kondisi ini membuat otak menyusut untuk mengonpensasi kekurangan cairan dan tarikan antara otak yang mengecil dengan tengkorak dapat menyebabkan rasa nyeri di kepala.

5 dari 8 halaman

Produksi Urine Sedikit

ilustrasi kencing
© Thevarsity.ca

Tanda tubuh kekurangan cairan yang keempat yaitu produksi urine sedikit. Cairan tubuh manusia akan dipertahankan dalam jumlah yang stabil.

Zat-zat yang sudah tidak diperlukan dalam tubuh akan dibuang bersama dengan urine. Ketika jumlah asupan cairan dalam tubuh tidak mencukupi, maka cairan yang akan dikeluarkan juga tidak akan banyak.

6 dari 8 halaman

Warna Urine Berubah

003 destriyana
©2015 Merdeka.com/shutterstock/Filip Ristevski

Tanda tubuh kekurangan cairan yang kelima adalah perubahan pada warna urine. Selain jumlah urine yang berkurang, kekurangan cairan juga akan mempengaruhi warna urine yang menjadi lebih pekat.

Warna urine pada kondisi normal adalah kuning jernih. Tetapi, jika tubuh Anda kekurangan air maka warna urine akan berubah menjadi cokelat tua.

7 dari 8 halaman

Konstipasi dan Gangguan Pencernaan

003 tantri setyorini
©Consumer Health Digest

Tanda tubuh kekurangan cairan yang keenam yaitu munculnya gangguan pencernaan. Air membantu melubrikasi sistem pencernaan agar selalu bersih dan gerak usus selalu baik guna mencegah konstipasi. Kekurangan cairan berlebih akibat diare atau muntah dapat mengeraskan kotoran dan menyebabkan konstipasi.

Selain itu, kehilangan cairan tubuh dalam jumlah banyak juga dapat menyebabkan rasa nyeri di ulu hati dan gangguan pencernaan lain.

8 dari 8 halaman

Pingsan

005 siti rutmawati
©www.newhealthadvisor.com

Tanda tubuh kekurangan cairan yang terakhir yaitu pingsan. Pingsan merupakan tanda paling kritis yang ditunjukkan oleh tubuh jika Anda kekurangan cairan.

Dehidrasi yang ekstrem dapat memicu peningkatan suhu tubuh dan rasa pusing. Kehilangan kesadaran atau pingsan merupakan hasil dari perpaduan berbagai faktor akibat dehidrasi yang terjadi pada tubuh, seperti rendahnya tekanan darah, pusing, dan lain sebaginya.

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini