6 Penyakit Mata yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebabnya

Minggu, 31 Mei 2020 16:15 Reporter : Novi Fuji Astuti
6 Penyakit Mata yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebabnya ilustrasi mata merah. www.allaboutvision.com

Merdeka.com - Penyakit mata merupakan gangguan kesehatan yang cukup sering terjadi pada masyarakat. Keluhannya pun beragam bisa berupa mata merah gatal perih hingga gangguan penglihatan bahkan juga kebutaan.

Seperti yang kita ketahui, mata merupakan salah satu panca indera yang membantu untuk melihat.Perannya yang vital dalam kehidupan manusia membuat siapapun seharusnya lebih sadar terhadap kesehatan mata mereka masing-masing.

Salah satu penyebab yang paling umum dari penyakit mata adalah karena faktor polusi udara yang semakin meningkat, debu, asap kendaraan, asap rokok, kebiasaan buruk, infeksi jamur, virus dan bakteri. Maka dari itu penting bagi kamu untuk lebih waspada mengenai kondisi lingkungan agar tidak berdampak buruk pada kesehatan mata kamu.

Hal sederhana tapi penting yang harusnya kamu tau adalah jenis-jenis penyakit mata itu sendiri, supaya kamu bisa mengambil tindakan penanganan maupun pencegahan secara lebih efektif. Berikut ini ada 6 penyakit mata yang perlu diwaspadai, kenali penyebabnya telah dirangkum.

1 dari 6 halaman

1. Glaukoma

Penyakit mata yang perlu diwaspadai yang pertama adalah glaukoma yang merupakan salah satu jenis penyakit mata yang merusak saraf optik mata, yang mengirimkan informasi visual ke otak. Berdasarkan data dari WHO, penyakit ini menjadi penyebab kedua kebutaan di dunia.

Glaukoma memang tidak memiliki gejala pada mulanya. Namun, di dalam mata mengalami tekanan yang meningkat dan titik-titik kebutaan berkembang di sisi pandangan. Titik ini bisa tidak terdeteksi sampai saraf optik memiliki kerusakan yang serius atau pemeriksaan mata lengkap oleh dokter.

Dalam hal ini untuk mencegah glaukoma, sebaiknya lakukan cek mata sejak usia kamu menginjak 40 tahun. Jika memiliki riwayat penyakit mata di keluargamu, risiko terkena glaukoma akan lebih besar.

2 dari 6 halaman

2. Refraksi

Jenis penyakit mata yang pertama yaitu refraksi, atau dalam bahasa medis disebut ametropia. Refraksi merupakan kondisi saat bayangan yang terbentuk di retina mata tidak tajam maupun tegas. Hal ini mengakibatkan penglihatan menjadi kabur. Adapun kelainan refraksi sendiri dapat di bagi menjadi empat, yaitu:

  •  Miopia (rabun jauh)
  •  Hipermetropia (rabun dekat)
  •  Presbiopia (mata tua)
  • Astigmatisme (mata silinder)

Penyebab yang paling umum dari kelainan refraksi adalah cacat/gangguan pada kelengkungan organ mata, yakni kornea dan lensa. Jika kamu memiliki orangtua dan saudara yang menderita kelainan refraksi, maka kemungkinan besar kamu juga akan mengalaminya.

3 dari 6 halaman

3. Konjungtivis

Jenis penyakit mata yang perlu diwaspadai berikutnya adalah konjungtivis yang lebih dikenal dengan sebutan 'pink eye'. Konjungtivitis merupakan penyakit yang paling umum terjadi. Ini terjadi ketika jaringan yang jelas di atas bagian putih mata mengalami radang.

ilustrasi sakit mata

Shutterstock/Piotr Marcinski

Hal ini membuat mata kamu berwarna merah muda juga gatal, atau berair. Kelopak mata juga mungkin akan menutup sedikit sehingga bisa membuat pandangan kabur.

Konjungtivitis ini bisa menular. Maka dari itu rutin mencuci tangan dan tidak berbagi handuk atau bantal dengan orang lain menjadi salah satu upaya untuk terhindar dari konjungtivis. Biasanya, penyakit ini sembuh dalam waktu 10 hari.

4 dari 6 halaman

4. Blefaritis

Blefaritis merupakan suatu peradangan pada kelopak mata karena produksi kelenjar minyak yang semakin meningkat. Namun tidak diketahui secara detail penyebab meningkatnya kelenjar minyak yang bersamaan dengan bakteri.

Gejala blefaritis berupa mata merah, nyeri, panas, gatal, berair, ada luka pada bagian kelopak mata dan membengkak, bahkan pada beberapa bisa terjadi kerontokan bulu mata. Selain itu, pasien blefaritis umumnya juga menderita mata kering. Untuk mengontrol gejala dan mencegah komplikasi, pengobatan blefaritis bisa dilakukan dengan cara menjaga kebersihan mata, seperti secara teratur membersihkan mata.

Kamu bisa mulai menggunakan kompres air hangat untuk membersihkan kelopak mata. Kompres air hangat bisa membantu melunakkan kotoran mata sebelum dibersihkan dengan air.

5 dari 6 halaman

5. Katarak

Katarak muncul ketika lensa alami mata menjadi seperti kabur. Hampir semua pasien yang usianya semakin tua mengalami katarak. Penyakit ini dapat terjadi lebih cepat pada pasien yang merokok, sering terkena paparan sinar matahari yang signifikan atau menderita trauma.

Gejala katarak sering bertahap, mulai dari penglihatan yang kabur, silau atau ada lingkaran cahaya, sensitivitas kontras menghilang atau penglihatan ganda dalam satu mata.

Katarak hanya bisa disembuhkan melalui operasi. Operasi modern yang berkembang saat ini hanya dilakukan dengan membuat sayatan kecil kurang dari 3 milimeter. Jika tidak operasi, maka mata akan semakin menurun penglihatannya dari waktu ke waktu dan operasi akan lebih sulit jika katarak sudah parah.

6 dari 6 halaman

6. Pteregium

Penyakit mata yang harus diwaspadai berikutnya adalah pterigium yang merupakan gangguan mata akibat adanya selaput lendir yang menutupi bagian putih mata. Penyakit mata ini sering terjadi akibat sering terpapar radiasi sinar matahari.

ilustrasi katarak

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Tyler Olson

Gejalanya bisa meliputi mata merah, pandangan kabur, serta mata yang terasa gatal atau panas. Adanya selaput lendir tersebut juga membuat mata seperti kelilipan benda asing. Pterigium bisa disembuhkan dengan pemberian resep tetes mata kortikosteroid untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut atau dengan operasi.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini