5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Ganggu Kesehatan Telinga, Cegah Sedini Mungkin

Sabtu, 1 Agustus 2020 07:30 Reporter : Novi Fuji Astuti
5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Ganggu Kesehatan Telinga, Cegah Sedini Mungkin Ilustrasi telinga. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Telinga merupakan organ pendengaran dan keseimbangan yang perlu diperhatikan kesehatannya sama dengan anggota tubuh lainnya. Menjaga kesehatan telinga tidak bisa dianggap sepele karena perlu perhatian khusus agar terhindar dari risiko mengalami berbagai macam masalah pendengaran.

Sering kali tanpa sadar kita melakukan kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan telinga kita. Maka dari itu untuk mencegah masalah pendengaran kamu perlu mengetahui kebiasaan buruk apa saja yang ternyata membawa dampak buruk bagi kesehatan telinga.

Gangguan pendengaran merupakan ketidakmampuan secara parsial atau total untuk mendengarkan suara pada salah satu atau kedua telinga. Gangguan pendengaran sendiri bisa diklasifikasikan dalam beberapa jenis yaitu tuli konduktif, tuli sensorineural dan tuli campur. Gangguan pendengaran salah satunya juga bisa disebabkan oleh kebisingan atau hal-hal lainnya yang dapat membahayakan kemampuan mendengar.

Berikut ini informasi lengkap mengenai kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kesehatan telinga, dan cara mencegahnya sedini mungkin.

1 dari 5 halaman

1. Sering Menggunakan Earphone

ilustrasi mendengarkan musik

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Kebiasaan buruk yang bisa ganggu kesehatan telinga yang pertama adalah sering menggunakan earphone. Berdasarkan data National Institute on Deafness, sekitar 15% orang Amerika Serikat antara usia 20 sampai 69 tahun memiliki gangguan pendengaran akibat paparan suara keras.

Penelitian lalu menunjukkan bahwa musik keras yang didengar melalui earphone bisa menjadi penyebab utama. Richard Rosenfeld, MD, ketua THT di SUNY Downstate Medical Center, New York mengatakan bahwa alat pendengar itu bisa menyebabkan kerusakan pada telinga.

Maka dari itu, jika kamu ingin menggunakan earphone, jangan lupa perhatikan volumenya. Apabila orang-orang di sekitar kamu dapat mendengar musik yang kamu dengarkan lewat earphone, itu berarti kamu memutarnya terlalu keras.

2 dari 5 halaman

2. Cara Membersihkan Telinga yang Salah

Kebiasaan buruk yang bisa ganggu kesehatan telinga berikutnya adalah cara membersihkan telinga yang salah. Beberapa orang merasa perlu membersihkan telinga menggunakan cotton bud. Faktanya, kebiasaan tersebut malah sering kali mendorong kotoran telinga makin ke dalam, sehingga dapat menimbulkan sumbatan.

Selain itu, kebiasaan ini kerap dilakukan setiap hari, yang kemudian berisiko menyebabkan gangguan pendengaran.
Kotoran telinga dan bakteri dalam telinga merupakan komponen penting yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan telinga.

Keduanya berperan melindungi telinga dari infeksi yang merugikan. Sedangkan kotoran telinga tersebut secara alami terdorong keluar telinga akibat pertumbuhan kulit telinga ke arah luar, serta pergerakan rahang sehari-hari. Sehingga, kebiasaan membersihkan telinga sebenarnya tidak diperlukan.

3 dari 5 halaman

3. Memasukkan Jari ke Telinga

sakit saat naik pesawat

©ericksonliving.com

Brett Comer, MD, selaku asisten profesor THT di Universitas Kenctucky mengatakan bahwa membersihkan telinga dengan jari merupakan salah satu kesalahan besar. Hal ini tak lain karena kuku cenderung menyembunyikan banyak bakteri mikroskopis yang dapat menyebabkan infeksi. Terutama jika kamu diabetes atau pradiabetes, kamu berisiko lebih besar untuk mengalami infeksi.

4 dari 5 halaman

4. Makan Berlebihan

Selain memasukkan jari ke telinga, kebiasaan buruk yang bisa ganggu kesehatan telinga lainnya adalah makan berlebihan. Berat badan yang berlebihan atau obesitas akibat nafsu makan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Sebuah studi pada 2013 menemukan bahwa wanita dengan indeks masa tubuh (IMT) yang tinggi memiliki resiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Selain itu, obesitas ternyata memengaruhi timbulnya diabetes yang juga dapat menimbulkan kerusakan pembuluh darah kecil, seperti yang ditemukan pada telinga dalam.

5 dari 5 halaman

5. Menempel, Memasukkan atau Menjepit Telinga

Terakhir, kebiasaan buruk yang sering dilakukan pada telinga yaitu dengan menempel, memasukkan, atau menjepit telinga dengan benda tertentu.

Penjepit kertas, penjepit jemuran, dan tutup pulpen merupakan alat yang paling umum digunakan orang untuk mengorek-ngorek telinga. Semua cara tersebut dapat menyebabkan luka sayatan yang bisa menyebabkan infeksi dan menurunkan kemampuan mendengar.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini